November 2016



By: Deny Suwarja

Tadinya tidak terpikirkan,ikut menjemput dan mengawal para peserta long march Ciamis-Jakarta di Malangbong. Saat ada keperluan di Cibatu, pukul 15.40 WIB membaca update info rombongan dari salah seorang peserta. Bahwa, rombongan sudah tiba di mesjid Agung Malangbong. Tertarik dan panggilan hati, ingin memberi dukungan moril kepada mereka.

Via Sasakbeusi, menuju Malangbong. Perasaan dan hati dibuat bangga dan sejuk. Betapa tidak, di sepanjang tepi jalan tampak masyarakat berkerumun di setiap sudut. Anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, kakek-kakek, nenek-nenek semua bersiap menyambut, lengkap dengan makanan dan minuman bahkan buah-buahan.

Di Lewo, berhenti sejenak. Mendekati kerumunan itu dan memasang kamera kecil. Saat ditanya mengapa mereka melakukan hal itu? Jawaban mereka:”Lillahita’ala, demi Allah, demi agama kami, demi membela Al Quran yang telah dinistakan”.
“Ini murni dari hamba Allah, bukan dari partai politik yang dituduhkan si penista! Kami tidak bisa ikut long march. Tapi, kami ingin mendukung mereka. Tukang tahu, menyumbang tahu. Tukang emplod, tukang tempe, tukang kerupuk, tukang roti, tukang bala-bala. Bapak lihat sendiri, ini di depan. Semua sumbangan sukarela. Ikhlas, gak ada yang membayar!”, jawab mereka.

Subhanallah. Bulu kuduk merinding, ada yang tersekat di tenggorokan. Mereka rakyat biasa, begitu rela berkorban. Demi keyakinan dan keimanan mereka yang diinjak-injak dan dinistakan. Mereka rela berkorban dan sudah berdiri di sana, lebih kurang 1,5 jam. Padahal rombongan long march, baru tiba di mesjid Agung Malangbong dan rehat dengan sholat magrib. Perjalanan baru akan dilanjut bada sholat Magrib.

Tiba di mesjid Agung Malangbong, suasana seperti malam takbiran. Setiap melewati kerumunan orang-orang gema takbir dan kepalan tangan terangkat selalu terucap. Tegas tanpa rasa ragu. Tampak beberapa ada yang makan nasi bungkus berdua, bahkan ada yang bertiga sambil duduk bersandar ke tembok. Belakangan mendapat informasi dari koordinator konsumsi, bahwa makanan, snack, ari kemasan, obat-obatan lebih dari cukup sumbangan sukarela dari masyarakat yang terlewati rombongan. Yang kurang adalah untuk nasi bungkus/box. Untuk nasi bungkus/box sering mengalami keterlambatan karena langsung didrop dari pesantren di Ciamis!!! Namun peserta tidak mengeluh, saat di Malangbong mendapatkan sumbangan 300 nasi bungkus dari masyarakat setempat. Mereka rela berbagi dengan teman-temannya! Subhanallah!

Untuk makanan kemasan seperti biskuit atau roti dan air kemasan lebih dari cukup. Bahkan, mobil feeding kewalahan untuk mengangkut semua itu. Alternatifnya koordinator konsumsi harus mendatangakan truk dump truck yang besar, untuk mengangkut semua konsumsi yang disediakan masyarakat sepanjang Ciamis-Malangbong. Pastinya akan terus bertambahan selama perjalanan ke Jakarta. Yang mengiris hatis diantara makanan kemasan tampak juga makanan tradisional seperti cuhcur, ali agreg, burayot, rangginang, emplod, ladu, bahkan air kopi panas yang dimasukan plastik ada di sana! Yang pasti semua makanan tradisional tersebut diolah olah rakyat kebanyakan, rakyat miskin, rakyat yang tidak rela kitab sucinya dihina dan ingin membela dengan cara mereka.

Kumandang adzan magrib bergema! Wajah-wajah yang tidak bisa menyembunyikan rasa lelah tapi dengan sorot mata penuh semangat itu langsung mengambil air wudhu. Tidak sampai 2 menit, kerumunan jemaah lebih dari 2000 orang tersebut (plus mukimin). Langsung berbanjar rapi. Tanpa harus berteriak-teriak ala polisi yang kemarin sempat melarang mereka PO bus agar tidak menyewakan bus kepada mereka. Mereka tertib rapih, merapatkan barisan menghadap kiblat, rapi makmum hanya sesaat setelah mendengar suara iqamat.

Selama sholat, tidak terasa mata basah. Alhamdulillah, bisa ikut berjamaah bersama mereka. Terasa atmosfer ghirah izzatul Islam yang kental. Khusu dan penuh kesyahduan. Setelah membaca salam, air mata makin basah saat para santri tersebut bersalaman sambil mencium tangan saya penuh hormat. Padahal saya tidak mengenal mereka. Mereka tidak mengenal saya. Akhlak mereka begitu santun, saat melewati orang yang lebih tua mereka berjalan membungkuk, merendahkan tubuhnya dengan posisi tangan lurus ke bawah menyentuh lutut.

Hujan turun gerimis saat meninggalkan mesjid Agung Limbangan, agar dapat mengambil gambar yang bagus. Lebih kurang 6 km dari alun-alun Malangbong, berhenti di sebuah warung untuk menyantap mie sambil menunggu rombongan, buang air kecil dan ngopi. “Paling perkiraan memakan waktu satu jam dari Malangbong ke sini!” kata si Bapak pemilik warung. “Bapak yakin? Saya perkirakan paling 30 menit. Kan hanya 6 km!” bantah saya. Tapi, saya dan istri dibuat terpelongo belum lima belas menit duduk sambil menikmat mie rebus. Tiba-tiba dari arah timur mobil polisi yang mengawal sudah tiba. Polisi memberlakukan jalur satu arah.

Kendaraan dari arah Malangbong diminta menepi.
Tidak sampai lima menit kemudian, dalam guyuran hujan yang makin deras. Tampak rombongan muncul dari arah Malangbong! Hanya 20 menit! Mereka bertakbir, bersholawat menembus hujan dengan hanya berlapiskan jas hujan plastik keresek. Beriringan, sebagian ada yang berpegangan tangan, sebagian ada yang membawa tongkat. Sebagian ada yang menggandeng temannya. Tidak henti, mobil ambulan dan mobil evak yang mengikuti rombongan. Memberikan pengarahan kepada para peserta yang sudah tidak kuat berjalan jangan memaksakan, silakan naik mobil yang kedua lampu daruratnya menyala. Tapi yang minta dievak bisa dihitung dengan jari. Mayoritas mereka tetap berjalan, bahkan ada yang setengah berlari menembus hujan deras.

Menuju ke Warung Bandrek,Kersamanah di sepanjang jalan tampak masyarakat menyemut. Lebih heboh daripada tadi sore saat mereka menunggu rombongan. Makanan dan minuman yang disediakan mereka makin banyak. Seorang nenek, berdiri di antara kerumunan masyarakat. Di tangannya tampak dia memegang sebungkus emplod (makanan khas lewo dari singkong). Seorang Bapak sibuk, menyeduh kopi panas di gelas plastik dan memberikan dengan penuh kasih sayang serta doa kepada setiap peserta yang melewatinya!

Suasana sangat Islami, tulus, ihlas dan ukhuwah Islamiyah. Berkali-kali saya dan istri menyeka air mata saat menyaksikan mereka di sepanjang perjalanan. Allahu Akbar!
Ya Allah, saksikanlah kami ridho Engkau menjadi Tuhan kami. Kami ridho Islam menjadi agama kami. Kami ridho Nabi Muhammad S.A.W. menjadi Rosul kami, kami rela Al Quran menjadi kitab suci kami! Jauhkan kami dari orang-orang munafik, yang lebih ridho kaum kafir jadi pemimpinnya dan menyangkal kebenaran kalam-Mu. Amiiin....




Jaksa agung muda tindak pidana umum Noor rochmad (kanan) bersama Kapuspenkum Kejaksaan Agung Mohammad Rum (kiri) mengumumkan berkas p21 atas kasus dugaan penistaan agama kepada awak media di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (30/11).


BDG.NEWS, Jakarta - Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia Muzakir menilai, dengan telah lengkapnya berkas dugaan kasus penodaan agama oleh pejawat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, maka penuntut umum bisa saja menahan Ahok. Sebab, kewenangan penyidik hanya sampai P21 terpenuhi.

Kasus Ahok, lanjut dia, dianggap telah mengganggu ketertiban umum, yang menimbulkan reaksi di berbagai daerah. ''Disamping itu, terkait dengan masalah agama. Kalau dilihat masalah sebelumnya, orang yang menghina agama ditahan, karena khawatir ada reaksi dari masyarakat,'' kata Muzakir saat dihubungi, Rabu (30/11).

Mestinya, kata dia, jaksa mempertimbangkan pertimbangan umum terutama rasa keadilan publik. Seharusnya, demi persamaan dan keadilan terhadap orang-orang yang pernah dituduh melakukan penistaan agama, maka dilakukan penahanan. ''Jaksa punya kewenangan penuh untuk melakukan penahanan dengan pertimbangan objektif,'' ujarnya.

Muzakir menambahkan, jaksa harus mempersiapkan diri dan bertanggungjawab untuk melengkapi berkas yang kurang. Jaksa harus mau mencari sendiri untuk menguatkan apa yang mereka punya. ''Kalau lengkap, segera dibuat dakwaan. pembuktian ada di tangan penuntut umum. Kalau penuntut umum profesional, maka sekarang kesempatan untuk mengecek kembali apakah bukti -bukti sudah lengkap atau belum,'' jelasnya.  

Jangan sampai, saat dimajukan ke pengadilan, baru dieksepsi oleh terdakwa, jaksa sudah kalah. Maka jaksa harus melakukan pembuktian dan argumennya di pengadilan. ''Kalau jaksanya tidak fight di sidang pengadilan atau jaksa pasif, ya bisa saja bebas,'' katanya. (Republika)








BDG.NEWS, Bandung - Sejak digagas Kementerian Keuangan ihwal program tax amnesty atau pengampunan pajak per 25 November 2016 ini sudah mencapai Rp 94,8 triliun. Meski terbilang sukses, tapi pengikut program tersebut masih rendah.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, program pengampunan pajak ini hanya diikuti sekitar 461 ribu wajib pajak. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding jumlah wajib pajak yakni mencapai 32 juta orang.

Menurutnya telah terkumpul tebusan sebesar Rp 94,8 triliun, serta harta yang dideklarasikan mencapai Rp 3.948 triliun. "Kalau dibandingkan 461 ribu dibanding dengan jumlah WP kita terdaftar 32,7 juta masih sedikit, tebusannya mencapai Rp 94,8 triliun," katanya usai menyampaikan kuliah umum 'Kenali Anggaran Negeri' di Universitas Padjajaran (Unpad), Bandung, Selasa (29/11)

Dia menyapaikan sebaran para peserta tax amnesty. Di Pulau Sumatera mencapai 81 ribu. Jumlah ini setara dua persen dari jumlah wajib pajak. Untuk Kalimantan tercatat 22 ribu dari 1,3 juta, dan Sulawesi hanya 17 ribu dari 1,6 juta. "Bali, Nusa Tenggara, Papua, Maluku hanya 22 ribu," katanya.

Adapun di Jawa Barat terdapat 53 ribu pendaftar dari total 3,7 juta wajib pajak dengan nilai tebusan Rp 7 triliun. Jumlah ini tersebar di sejumlah kota di Jabar seperti Bandung 20 ribu dari 448 ribu wajib pajak, Bogor 6.000, Depok 3.000 dan Bekasi 10 ribu.

Dia pun berharap adanya tambahan peserta pada program pengampunan pajak berikutnya. "Kalau mereka bayar dengan benar, pendapatan kita Rp 1.300 triliun bisa meningkat jadi Rp 2.000 triliun. Jadi kalau kita butuh Rp 2.000 triliun tak perlu berutang," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus mensosialisasikan program pengampunan pajak pada kelompok ekonomi yang bisa berpotensi menambah pundi-pundi keuangan negara yang hasilnya bisa dirasakan kembali masyarakat. (merdeka)



Berdasarkan Statistik Utang Luar Negeri Indonesia Vol: VII November 2016,  Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan III 2016 tercatat sebesar USD325,3 miliar atau tumbuh 7,8% (yoy). Berdasarkan jangka waktu asal, ULN jangka panjang tumbuh 8,7% (yoy), sementara ULN jangka pendek tumbuh 1,8% (yoy). Menurut sektor ekonomi, posisi ULN swasta pada akhir triwulan III 2016 terkonsentrasi di sektor keuangan, industri pengolahan, pertambangan, serta listrik, gas dan air bersih. Pangsa ULN keempat sektor tersebut terhadap total ULN swasta mencapai 76,6%.

Utang Luar Negeri Indonesia untuk  Pembangunan Infrastukrur
Pemerintah beranggapan bertambahnya Utang Luar Negeri untuk pembangunan infrastruktur, sebagaimana pernyataan Ekonom Kenta Institute Eric Sugandi bahwa, ULN sektor publik dari pemerintah berpotensi meningkat karena ada kebutuhan pembangunan infrastruktur. ’’Utang pemerintah mungkin bisa naik karena pinjaman jangka panjang untuk proyek-proyek pembangunan. (indopos.co.id, 21/11/2016).

Pemerintah pun kian kencang menggenjot pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan sarana pariwisata melalui pinjaman utang. Sebagaimana pembangunan tiga kawasan pariwisata prioritas, yakni Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, dan Mandalika di Nusa Tenggara Barat, pemerintah menggunakan dana US$300 juta atau setara Rp3,9 triliun dari utang Bank Dunia.
Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rido Mathari Ichwan mengatakan, dana pinjaman tersebut untuk pengembangan infrastruktur di tiga destinasi tersebut.

Bank Dunia sudah bisa mengucurkan pinjaman US$200 juta. Sedangkan sisanya, US$100 juta akan segera menyusul kemudian. "Dana US$6 juta akan langsung digunakan untuk menyusun rencana induk di tiga kawasan tersebut," kata Rido. (Katadata.co.id, 28/10/2016).

Demi Kepentingan Kapitalis
Menurut Pengamat Ekonomi Arim Nasim semakin bertambah utang luar negeri berarti menambah beban APBN. “Bertambahnya utang berarti bertambahnya beban APBN untuk membayar utang baik pokok maupun bunganya,” ujar Arim.
Seperti lingkaran setan, beber Arim, salah satu penyebab utang naik adalah untuk menutupi defisit APBN baik yang sudah ditetapkan sebelumnya dalam APBN ataupun disebabkan kegagalan pemerintah dalam mencapai target penerimaan pajak sehingga defisit semakin tinggi dan ditutupi dengan penambahan utang.

Meski pemerintah berdalih bertambahnya utang untuk  pembangunan infrastukrur, tapi Arim menilai pembanguna infrastruktur tersebut bukan untuk kepentingan rakyat. “Tapi hanya untuk kepentingan para kapitalis, contoh: kereta api cepat dibangun bukan untuk kepentingan rakyat!” tegasnya.
Maka, jadilah rezim Jokowi seperti rezim-rezim sebelumnya. “Ini menunjukkan bahwa Rezim Jokowi sama dengan rezim sebelumnya, gemar berutang untuk ‘membangun’ ekonomi Indonesia. Jadi rezim Jokowi sama dengan rezim sebelumnya bahkan lebih kapitalis dibandingkan dengan rezim sebelumnya,” pungkas Arim. (hizbut-tahrir.or.id, 24/5/2016).

Utang dalam Pandangan Syariah
Maliki (2009:230) mengatakan bahwa “Terkait dengan individu-individu, hutang hukumnya mubah, adapun tentang berhutangnya negera, maka itu tidak perlu dilakukan, kecuali untuk perkara-perkara urgen dan jika ditangguhkan dikhawatirkan terjadi kerusakan dan kebinasaan.”

Negara boleh berhutang untuk memberikan nafkah kepada pihak yang wajib diberikan nafkah, seperti kepada orang-orang fakir miskin, ibnu sabil dan jihad, para tentara, dan gaji para pegawai negeri manakala di Baitul Mal tidak terdapat harta dan dikhawatirkan terjadi kerusakan akibat penangguhan pemberiannya, namun jika tidak dikhawatirkan terjadi kerusakan maka pemberiannya ditangguhkan hingga harta terkumpul di Baitul Mal, baru setelah itu diberikan kepada mereka yang berhak menerimanya. Selain itu negara juga boleh berhutang ketika terjadi kejadian-kejadian-kejadian yang tiba-tiba seperti kelaparan, banjir, gempa bumi atau serangan musuh.

Inilah kejadian-kejadian yang menghendaki negara berhutang jika negara tidak mampu menunaikan kewajibannya. Adapaun terkait kejadian-kejadian selainnya negara tidak boleh berhutang. Misalnya, adanya proyek-proyek infrastruktur seperti pembuatan jalan, pengeboran sumur, pembangunan sekolah, rumah sakit, dan yang sejenisnya yang termasuk perkara-perkara infrastruktur.

Maka telah jelas bahwa pemerintah salah langkah dalam menjalankan amanahnya mengurus rakyat. Para kapitalis diperlakukan bak raja sedangkan rakyatnya ibarat buruh di rumah sendiri. Sistem kapitalis terbukti gagal memberikan kesejahteraan bagi Indonesia, justru membawa Indonesia ke lembah kemiskinan dan kesengsaraan. Hanya dengan penerapan syariat Islam secara menyeluruh Indonesia akan sejahtera.
Wallahu’alam

[Irfan]


By Samsul Arifin 

Menanggapi euforia "kemenangan" (pakai tanda kutip) Ummat pada Aksi 212, saya berusaha pengingatkan Ulama pada pusaran inti GNPF-MUI akan tujuan utama Aksi 212.

Saya tidak akan mengulang pertanyaan dan pernyataan saya kepada para Ulama di sini. Namun silakan Sahabat-sahabat semua perhatikan dengan seksama flyer-flyer yang beredar di sosmed. Isinya hanya berupa HEADLINE tentang suatu peristiwa saja.  Sulit sekali kita menemukan pernyataan tujuan atau visi atau misi atau substansi dari Aksi 212, kecuali hanya sekedar ajakan untuk berdzikir, mengikuti tausiyah akbar dan sholat Jum’at berjamaah dalam jumlah yang super banyak.

APA SEBETULNYA TUJUAN AKSI 212 INI?
Saya beruntung, ada Ustadz Felix Siauw cukup cerdas merespon pertanyaan dan pernyataan saya di Pusaran ini GNPF MUI.  Berikut ini tanggapan Ustadz Felix Siauw

Para guru sekalian, maaf mau nanya, mengulang apa yang disampaikan Mas Samsul Arifin, atau apakah saya melewatkan sesuatu

Tapi bukankah aksi besok harusnya tekanan kepada pihak berwenang untuk segera #TangkapAhok penista agama?

Sepertinya untuk aksi #BelaQuran3 212 ini kurang ditekankan, padahal ghirah ummat sedang tinggi sekali.

Sekiranya boleh memberi usul, kembali ditegaskan tujuan kita memberi tekanan pada penguasa dan kepolisian untuk segera menuntaskan kasus penista agama ini.

Sebagaimana kita ketahui bersama, Polri sekarang dipahami umum dan sulit dinafikkan "keberpihakannya" dalam kasus ini, artinya publikasi-publikasi kemarin terkesan kita melegitimasi tindakan polri yang bertele-tele, mencari-cari alasan, melebarkan masalah, dan aeolah mencarikan jalan keluar pada Ahok.

Wallahualam, mohon yang punya salahiyah agar memberikan arahan

Felix Siauw

Oleh karena itu, saya mengajak Warga semua untuk mendukung langkah-langkah Ulama dengan cara mengembalikan Aksi 212 pada substansinya.  Yaitu #TangkapPenistaAgama.

Silakan warga yang belum berangkat untuk mempersiapkan spanduk dengan tulisan-tulisan yang berisi substansi Aksi 212.  Sedangkan bagi yang sudah berangkat, Anda bisa membeli kertas karton dan spidol besar warna-warni untuk menuliskan substansi Aksi 212 yaitu #PenjarakanHoax.  Buat yang banyak, sehingga segala sudut ada tulisan substansial yang ditangkap kamera.

Bagi Warga yang menjadi rute longmarch dari beberapa daerah, mohon siapkan juga Bendera & Panji Rasulullaah SAW, yaitu al-Liwa & Ar-Roya. Berikan al-Liwa & ar-Roya itu kepada para Mujahidin yang sedang melintas di depan Anda. Mari kita buat para kafiruun dan munafikuun gemetar ketakutan ketika al-Liwa & ar-Roya berkibar menaungi para Mujahidin yang sedang longmarch menuju Aksi 212 di Monas.

#AksiSuperDamai bukanlah tujuan, itu hanya peristiwa yang akan kita jalankan pada 212 nanti. Ingat Aksi 212, ingat SUBSTANSI #UmmatBersatu #TegakkanSyariah.  Masih ada waktu untuk membuat Aksi 212 lebih bermanfaat untuk Ummat.

BaarakALLAAHu fiikum jamii’an.



Bdg.News. AMERIKA SERIKAT -- Sedikitnya empat masjid menerima surat bernada kebencian anti-Muslim. Surat yang ditulis tangan ini mengancam untuk melakukan genosiada terhadap umat Islam di California dan Georgia. Surat ini menambah gelombang kejahatan anti Islam dan ancaman terhadap komunitas Islam di seluruh Amerika Serikat.

Dilansir dari yahoo.com, Selasa (29/11), sejak kemenangan Trump beberapa waktu lalu, komunitas Muslim telah menerima laporan terkait aksi kekerasan anti Islam. Baik yang menargetkan orang atau tempat ibadah. Para pemimpin Muslim mengatakan, masjid lain mungkin juga menerima surat ancaman. Penyerangan terhadap Muslim baru-baru ini menandakan akan dimulainya era baru Islamofobia di AS

Surat bernada kebencian ini berisi peringatan bahwa Trump akan melakukan hal yang sama seperti Hitler lakukan terhadap orang-orang Yahudi. Trump akan membersihkan Amerika dan meminta umat Islam untuk berkemas dan meninggalkan negara.

Di San Jose, sebuah surat yang dikirmkan ke Evergreen Islamic Center menyatakan umat Islam ‘Children of Satan’. Ia menggambarkan umat Islam sebagai umat yang keji.

Di paragraf terakhir surat terdapat pesan yang berbunyi ‘Ini adalah waktu yang tepat untuk patriot Amerika. Hidup Presiden Trump dan Tuhan memberkati U.S.A."

Ketua Dewan Islamic Center Evergreen, Yazadi Faisal mengaku, bingung dengan isi surat bernada kebencian tersebut. Namun, dia mengaku, tidak terkejut mengingat serangan seperti ini menjadi perhatian khususus pascapemilu AS.

Yazadi meminta, umat Islam tetap waspada dan berhati-hati dengan setiap tindakan yang mencurigakan. Apalgi jika mengarah kepada kekerasan. Terkait insiden ini, Yazadi belum berencana untuk menambah keamanan masjid.

Komunitas muslim setempat telah melaporkan surat bernada kebencian tersebut kepada otoritas terkait. Mereka meminta adanya penyelidikan dan penegakan hukum.

Direktur Eksekutif Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), Zahra Billoo mengatakan, para pemimpin politik dan agama perlu mengeluarkan pernyataan terkait tindakan Islamofobia yang terjadi di seluruh negeri. Dia mendesak, otoritas penegak hukum setempat untuk bekerja sama dengan pemimpin komunitas Muslim dalam memastikan keselamatan semua rumah ibadah.

Sumber: Republika






BDG.NEWS, Jakarta - Jajaran polri menghimbau kepada warga Jakarta dan sekitarnya untuk tetap beraktivitas seperti biasanya saat aksi unjuk rasa bela islam jilid III pada 2 Desember mendatang berjalan. Dalam aksi unjuk rasa ini, polisi menjamin keamanan selama aksi tersebut berlangsung.
"Pada masyarakat luas di seluruh Jakarta khususnya, pada dasarnya aktifitas laksanakan normal saja seperti biasa," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar usai rapat di Mapolda Metro Jaya, Senin 28 November 2016, malam.
Dikatakan Boy, masyarakat tidak perlu khawatir akan adanya aksi unjuk rasa nanti. Lantaran dalam aksi unjuk rasa ini telah disepakati akan berlangsung damai.
"Gelar unjuk rasa sebelumnya yang direncanakan tanggal 2, diisi dengan bersifat super damai dengan kegiatan dzikir, tausiah, doa bersama, dan solat jumat bersama, setelah itu bubar," paparnya.
Pada aksi 2 Desember ini diperkirakan diikuti ribuan orang. Pada masalah ini Polri bekerja sama dengan TNI dan instansi terkait akan bersinegri untuk memastikan keamanan Jakarta.
"Bagi masyarakat yang akan beraktifitas, laksanakan normal seperti biasa. Petugas kami akan memberikan pelayanan pengamanan yang maksimal," pungkasnya.
Tak hanya itu saja Boy juga menghimbau kepada masyarakat dari luar Jakarta atau daerah untuk memperhatikan faktor keselamatan selama dijalan.
"Kepada masyarakat dari luar Jakarta, jika ikut aksi di Jakarta, kita imbau perhatikan faktor keselamatan selama dijalan raya. Patuhi petugas kita selama dalam pengamanan jalur di jakarta khususnya disilang monas. Terutama berkaitan dengan penempatan kendaraan dari luar kota. Nanti ada petugas khusus dari kita yang mengatur," paparnya.
Sebagaimana diketahui, pada aksi damai tersebut merupakan aksi lanjutan yang telah dilakukan pada 4 November 2016. Pada aksi ini terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dikawal sampai tuntas.
Dalam aksi unjuk rasa jilid III berlangsung dari mulai pukul 08.00 WIB sampai diakhiri salat Jumat berjamaah. (okezone)








BDG.NEWS, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku mendukung keputusan pemerintah pusat yang akan menghapus Ujian Nasional. Namun dengan catatan, keputusan tersebut harus diambil dengan kajian yang matang.

"Intinya saya mendukung apapun keputusan pemerintah, asal jangan dasarnya itu dari sebuah gagasan yang belum matang. Kalau sudah matang saya dukung, tapi jangan setengah-setengah," ujar Ridwan kepada wartawan di Kantor Kemenag Kota Bandung, Senin (28/11).

Pria yang akrab disapa Emil ini mencontohkan, beberapa program yang digulirkan Kementerian Pendidikan seperti penerapan sekolah full day dinilai masih setengah-setengah. Untuk itu keputusan penghapusan UN harus dilakukan secara matang.

"Seperti sekolah full Day, kan enggak jelas, enggak ada juklaknya, enggak pernah ada diskusi. UN juga sama, Intinya kita harus punya standar mengukur kualitas pendidikan, bisa UN atau tidak ada UN gak masalah," katanya.

Namun demikian, sebagai pemerintah daerah Emil mengaku selalu mendukung keputusan dari pemerintah pusat. "Poin saya, selama itu matang dan baik daerah selalu mendukung," ujarnya.

Seperti diketahui, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy akan menghapus ujian nasional dari seluruh jenjang. Penghapusan UN ini rencananya akan dimulai 2017 mendatang. Payung hukum pelaksanaannya berupa instruksi presiden (inpres). Pemerintah pusat menyerahkan mekanisme kelulusan para siswa pada pemerintah daerah masing-masing.(merdeka)




Pengertian rush money secara singkat adalah suatu gerakan menarik uang secara bersama-sama dari tabungan masing masing, dan dalam jumlah besar, bahkan tak jarang uang yang berada di tabungan atau BANK dihabiskan tak tersisa lagi.

Isu rush money akhir-akhir ini mencuat di sosmed sebagai aksi yang dihubungkan untuk menekan pemerintah yang dinilai tidak serius menangani kasus penistaan agama yang melibatkan gubernur DKI Jakarta Non Aktif, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok. Dengan rush money diharapkan pemerintah segera menangani kasus Ahok dan memberi keadilan kepada kaum Muslim. Pertanyaannya, dapatkah rush money secara efektif menekan pemerintah?

Entah dari mana dan siapa yang mulai menggulirkan isu ini di medsos, yang pasti saya menilai terlalu serampangan untuk menggulirkannya. Analisa singkatnya adalah sebagai berikut.

Bank atau perbankan adalah jantung dari sistem kapitalisme. Setiap sektor ekonomi bergantung pada perbankan. Jadi, bisa dibayangkan ketika terjadi rush, bank akan kehilangan liquiditas (ketersediaan uang di bank). Bank akan mencari liquiditas melalui berbagai sumber. Salah satunya dengan meningkatkan suku bunga agar uang masuk kandang. Masalahnya, jumlah uang beredar di masyarakat sudah terlanjur meningkat tajam. Artinya, ini akan menimbulkan inflasi (naiknya harga-harga barang). Jika ini terjadi, maka prediksi dan kekhawatiran Sri Mulyani bahwa rush money berpotensi mengganggu kepentingan masyarakat umum akan terjadi (http://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20161121144324-78-174132/sri-mulyani-minta-penyebar-rushmoney2511-ditangkap/). Dan efeknya, rakyat kecillah yang akan semakin sulit kondisinya.

Di sisi lain, ketika perbankan menjadi tidak liquid, maka pemerintah akan turun tangan. Ada beberapa opsi yang bisa diambil, diantaranya adalah dengan cetak uang atau bail out (menyelamatkan perbankan dengan menyuntikan dana segar) dengan cara berhutang. Cetak uang tidak serta-merta jadi solusi juga karena ini akan memicu inflasi lebih dalam lagi mengingat jumlah uang yang beredar menjadi semakin besar. Dan ini tidak sebanding dengan jumlah barang yang ada di masyarakat. Bagaimana dengan bail out? Ini lebih mungkin dan terkesan lebih realistis. Pemerintah sudah "langganan" berutang dan negara kapitalis sangat menyambut. Karena dengan utang, cengkraman negara penjajah semakin kuat.

Beberapa kalangan menganggap rush money dapat menjadi momentum teralihkan fiat money (uang kertas) menjadi standar emas dan perak. Hanya saja ada hal yang terlupakan. Untuk mengubah standar moneter dibutuhkan political will (keinginan politis) yang bersumber dari kekuatan pemikiran yang beredar di masyarakatnya. Pertanyaannya : sudah adakah political will yang diharapkan?

Untuk itu, sebenarnya isu rush money tidak akan menguntungkan siapa pun, terutama rakyat kecil. Bank akan senantiasa mencari solusi sebagaimana kasus Century. Apalagi pemerintah akan mendukung 100 persen. Yang pasti jika sudah kadung inflasi, maka siap-siap masyarakat akan terkena imbasnya. Bagaimana dengan pengalihan standar moneter? Dibutuhkan perubahan struktur masyarakat. Dan ini berarti butuh dakwah pemikiran untuk mencerdaskan masyarakat tentang keunggulan sistem emas dan perak. Dan untuk menerapkannya dibutuhkan sistem pemerintahan berlandaskan Islam, yaitu Khilafah Islamiyyah yang memang mewajibkan standar emas dan perak. Demokrasi sangat kecil mengadopsinya, selama negara kapitalis subyek seperti AS mendapatkan keuntungan dengan sistem fiat money.

Jadi kesimpulannya, rush money tidak akan dapat menekan pemerintah karena pemerintah akan selalu dapat solusinya. Tapi yang jelas, rush money akan menyebabkan inflasi. Dan kita harus siap menghadapi tingginya harga barang.

Untuk itu, kita harus fokus dalam penyampaian dakwah memahamkan umat dengan menerangkan persoalan yang terjadi dan tetap fokus berdakwah untuk menerapkan Syariat Islam dalam naungan Khilafah. Karena hanya dengan penerapan Islam, Khalifah akan secara tegas menindak penista agama sesuai dengan tuntunan Rasulullah saw.

Allahumma fasyhad.


Vetiana Halim, S.E.
(Kordinator Tim Media Muslimah HTI Jawa Barat)


Bdg.News. Bandung- Ahad (27/11). “Saatnya guru menjadi agen perubahan visi-misi Islam Rahmatan lil’alamin”, ujar Pak Asyrofi selaku narasumber dalam kegiatan Bincang-bincang Guru Inspiratif. Lebih lanjut beliau mengajak peserta yang hadir untuk menjadi pribadi-pribadi yang taat supaya menjadi perantara sampainya cahaya Ilahi kepada para peserta didik. Tak hanya itu, beliau mengajak puluhan guru yang hadir dari berbagai daerah di Jawa Barat untuk bergabung dalam komunitas da’wah agar memiliki jejaring lebih luas.

Kegiatan yang digagas oleh Forum Guru Inspiratif Lembaga Dakwah Sekolah Hizbut Tahrir Indonesia Bandung Raya (FGI LDS HTI Bandung Raya) bertempat di gedung PGRI Jabar kali ini bertepatan dengan Hari Guru Nasional (HGN) mengangkat tema “Menggagas Sistem Pendidikan Berkualitas (Optimalisasi Peran Guru dalam Mewujudkan Generasi Berkarter Mulia)”. bertujuan menghimpun opini Islam dari kalangan guru demi meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia agar terwujud generasi berkarakter mulia.

Di akhir kegiatan, Kak Aif selaku Ketua LDS HTI Bandung Raya mengajak para peserta untuk bergabung bersama Forum Guru Inspiratif dengan dengan bersama menyelenggarakan diskusi pendidikan tiga bulan sekali demi terbentuk sosok-sosok guru penuh isnpiratif (Inovatif-Syakhshiyah-Pionir-kreatif).[Irfan]







BDG.NEWS, Bandung - Menjadi Guru yang berkarya dan memiliki tanggungjawab besar untuk memajukan kepentingan pendidikan tidaklah mudah, karena sebagai Guru harus mempunyai visinya tauhid misinya dakwah. Visi dan Misi tersebut yaitu:

  1. Lega dan tenang ketika taat beribadah & jauh ma'shiyat.
  2. Gelisah dan galau ketika belum beribadah dan sedang berma'shiyat. 
  3. Membimbing & Mengarahkan untuk taat pada Sang Khaliq.
  4. Membekali pengetahuan dan keterampilan untuk hidup di zamannya
Keempat hal ini, semestinya dipegang oleh semua Guru dan harus bisa mengalahkan godaan-godaan cara berpikir kehidupan Kapitalis-Sekuler. Mengapa demikian ? apabila mengikuti cara pandang kehidupan tersebut, sebagai contoh kecil Guru hanya memikirkan beresnya saja administratif untuk membuat rancangan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Jangan heran, kalau ada yang menyusun RPP dan Silabus tinggal copy-paste, ganti tahun nama dan sekolah, menyebabkan tidak membuat perubahan dalam cara mengajar, menjadikan visi dan misi seorang guru tidak dapat efektif di dalam kegiatan belajar mengajar.
Apa yang harus ada di benak para Guru ? tentunya harus melihat dengan keyakinan agar Visi dan Misi menjadi guru yang berkarya dan bertanggungjawab dapat dimaksimalkan. Seperti Belajar dari Syaikh Aaq Syamsuddin, beliau adalah guru Muhammad al-Fatih, pahlawan Islam dari Dinasti Utsmaniyah yang sukses menaklukkan Konstantinopel pada tahun 1435 M. Berkat bimbingan Syeikh Syamsuddin, al-Fatih berhasil menaklukkan kerajaan raksasa dunia, Bizantium, di usia al-Fatih yang masih 25 tahun.

لتفتحن القسطنطينية فلنعم الأمير أميرها ولنعم الجيش ذلك الجيش
“Sungguh (pasti) Qasthanthiniyah (Konstantinopel) akan di taklukkan, maka sungguh sebaik-baiknya pemimpin adalah pemimpinnya, dan sebaik-baiknya pasukan adalah pasukan itu.
Dengan melihat keyakinan ini, walaupun kita hidup di area Kapitalis-Sekuler. Guru pasti mampu untuk membuat perubahan yang baik, terhadap kegiatan belajar mengajarnya. Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنْفُسِهِمْ 
“Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS. Ar Ra’d: 11)

Marilah sama-sama berusaha menjadi Guru Inspiratif yang membuat muridnya senang belajar serta menjadikan isi Visi & Misi Guru diimplementasikan dengan baik. Oleh karena itu, Guru harus menjadi agen perubahan bervisi-misi Islam Rahmatan lilalamin, supaya memiliki energi lebih besar menjadi pribadi-pribadi yang taat dan  menjadi perantara sampainya cahaya Illahi. Dan diharapkan dapat bergabung dalam komunitas dakwah agar memiliki jejaring yang luas,“ ucap Pak Ayrofi diakhir pemaparannya.




Visi dan Misi Guru Inspiratif ini, disampaikan di Gedung PGRI Kota Bandung Jawa Barat oleh Pak Asyrofi, M.Pmat. (Guru matematika SMAT Krida Nusantara),  Jalan Talaga Bodas no 56-58 Bandung, dihadiri oleh para guru yang berasal dari Bandung, Cimahi, Padalarang dan Cianjur di acara #ForumGuruInspiratif,  persembahan LDS HTI Baraya, 27 November 2016 tema “Menggagas Sistem Pendidikan Berkualitas (Optimalisasi Peran Guru dalam Mewujudkan Generasi Berkarakter Mulia)” 

Hadi Rasyidi, S.Kom - Instruktur Keterampilan Komputer SMAT Krida Nusantara





BDG.NEWS, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meluncurkan gerakan Ayo Infaq dan Shadaqah di depan 20 ribu santri dan guru Madrasah Dinniyah Takmiliyah se-Kota Bandung. Peluncuran gerakan ini dilakukan dalam rangkaian acara Gebyar Jalan Santai Hari Santri Nasional oleh Forum Komunikasi Dinniyah Takmiliyah Kota Bandung yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (26/11).


"Ini adalah ciri di Kota Bandung. Kami selalu menyeimbangkan kegiatan duniawi dengan kegiatan rohani. Kegiatan membangun mental spiritual juga kita kuatkan, termasuk menguatkan kegiatan Magrib Mengaji yang sudah kita canangkan," ujar Ridwan dalam rilis yang diterima Merdeka Bandung.



Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, seimbangnya pembangunan mental dan fisik ini dinilai penting. Sebab dengan cara ini Kota Bandung bisa mencapai kemakmuran.



"Di Kota Bandung ini sedang disiapkan cetak biru kehidupan bermasyarakat yang seimbang lahir batin. Infrastruktur dikerjakan yang sifatnya keagaaman dan rohani diperkuat," katanya.



Oleh karena itu, di samping pembangunan fisik berupa fasilitas publik, wali kota yang sedang menjabat di tahun ketiga ini juga menggulirkan berbagai program seperti Magrib Mengaji, Gerakan Ayo Bayar Zakat, pendidikan karakter Bandung Masagi, hingga penyempurnaan regulasi tentang Dinniyah Takmiliyah.



"Mudah-mudahan pembangunan yang seimbang seperti ini bisa menjadi inspirasi ke seluruh Indonesia dengan kekompak DPRD dan pemerintah kotanya, kita sempurnakan sistem bermasyarakat di Kota Bandung. Termasuk peraturan yang membuat anak-anak kita bisa menyempurnakan keilmuannya," ujar Emil.



Saat ini, Pemerintah Kota Bandung juga tengah memproses pembangunan Gedung Lembaga Pendidikan Tilawatil Quran (LPTQ) yang akan dibangun di atas lahan seluas 3 hektare di wilayah Gedebage. Gedung tersebut akan menjadi pusat kegiatan kajian Al-Quran, penelitian Al-Quran dan kegiatan manasik haji dan umrah. "Diharapkan di Bandung kecintaan kepada Al-Quran ini diperluas dengan adanya Gedung LPTQ ini," kata dia.(merdeka)



BDG.NEWS, JAKARTA -- Jagad dunia maya dihebohkan dengan pemberitaan bombastis berjudul 'Amien Rais: Saya akan Memimpin Semua Rakyat Pisah dari Indonesia Bila Ahok tak Ditangkap'. Republika.co.id sempat menelusuri judul serupa di Google, dan menemukan adanya belasan media daring bukan mainstream atau abal-abal yang memberitakan hal itu. Salah satunya adalah iqranusantara.org, satelitnews.com, maupun netralnesw.com.

Tautan itu sempat menjadi viral, setelah dibagikan akun Twitter, @WahhabiCC dan disebarkan akun @habibthink, yang kemudian dikomentari mantan anggota DPR maupun di-retweet salah satu pimpinan ormas Islam.



Berita itu ternyata mencatut dari Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara saat mantan ketua umum PP Muhammadiyah, Amien Rais menghadiri acara milad ke-107 Muhammadiyah di Graha ITS Surabaya pada Ahad (22/11). Penulis sempat mewawancarai wartawan Antara, Abdul Hakim yang menulis judul 'Amien Rais Minta Jokowi Kedepankan Kepentingan Bangsa'.

Hakim juga membantah Amien Rais membuat pernyataan ingin mengajak rakyat Indonesia memisahkan diri dari NKRI kalau Ahok tidak ditangkap. "Berita itu hoax, iya itu diplintir, tapi mencatut dari Antara," kata Hakim kepada Republika.co,id, kemarin.

Menurut Hakim, ada satu paragraf yang diubah kalimatnya dan diselipkan pernyataan yang dibuat sendiri oleh situs abal-abal. Dia tidak tahu motivasi mengapa pernyataan yang tak dikatakan Amien Rais itu diubah oleh pengelola laman berita abal-abal itu.

Berikut kalimat aslinya:
Menurut Amien, jika sampai Presiden Jokowi terlambat, maka sama saja dengan membunuh sejarah Indonesia. Bangsa ini, kata Amien, sedang gonjang-ganjing. "Bangsa ini tarung, pecah. NKRI juga bisa bubar," ujarnya.

Namun, oleh situs abal-abal diubah menjadi:
Menurut Amien, jika sampai Presiden Jokowi terlambat, maka sama saja dengan membunuh sejarah Indonesia. Bangsa ini, kata Amien, sedang gonjang-ganjing. "Jangan sampai saya yang akan memimpin semua rakyat Indonesia pisah dari Indonesia, bila Ahok tidak segera ditangkap," ujarnya.

Hakim mengakui, berita hoax mencatut beritanya dengan memasukkan kalimat aktif di dalam berita. Dia juga heran, bagaimana bisa pernyataan itu bisa dimuat dibanyak situs dengan judul hampir seragam seolah Amien Rais mengajak rakyat memisahkan diri dari NKRI. "Benar itu hoax, provokatif beritanya, tapi seolah mengutip dari Antara," kata Hakim.

Dia pun meminta kepada masyarakat untuk mewaspadai setiap tautan berita yang bukan berasal dari media mainstream, karena isinya bisa berupa kebohongan.

Red: Erik Purnama Putra


Oleh Prof. Fahmi Amhar

Kehidupan sehari-hari di zaman modern ini tidak dapat dibayangkan seandainya tidak ada jejak karya ilmuwan Islam di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa penemuan terpenting yang dipilih dari situs Science Museum of Univ. of Manchester (www.1001invention.com).

1. Minum Kopi
Kita mulai dari minuman terpopuler di dunia. Konon ini ditemukan di Ethiopia, ketika seorang penggembala Muslim melihat kambing-kambingnya lebih segar setelah memakan biji-bijian dari dari sejenis tumbuhan. Ia lalu merebus biji tersebut dan membuat kopi pertama di dunia. Sejarah lalu mencatat setelah biji-biji kopi tersebut dibawa ke Yaman, digunakan oleh para sufi untuk mengusir kantuk saat beribadah di malam hari. Pada akhir abad 15 kopi tiba di Mekah dan Turki hingga akhirnya tiba di Venesia pada tahun 1645. Kopi yang dalam bahasa Arabnya “qahwa” di Turki disebut “kahve” di Italia disebut “caffe” dan di Inggris disebut “coffee”.

2. Menulis dengan Pena
Tidak ada pendidikan tanpa tulis-menulis. Fountanin pen (pena cair) diciptakan untuk Sultan Mesir pada 953 M setelah ia menuntut pena yang tidak akan menodai tangan atau pakaian. Pena tersebut menyimpan tinta dalam sebuah reservoir dan sebagai pena modern, ia bekerja dengan sistem gravitasi dan sistem kapiler. Ratusan tahun setelah itu, di Eropa orang masih saja harus menulis dengan bulu ayam yang tetesan tintanya akan sering menodai kertas atau tangan mereka.

3. Berhitung “Cara Arab”
Sistem angka mungkin berasal dari India tapi sistem penjabaran angka berasal dari Arab dan pertama kali muncul dalam karya Al-Khwarizmi dan Al-Kindi sekitar tahun 825 M. Isi buku al-Khawarizmi, Al-Jabr wa-al-Muqabilah, masih dipakai hingga kini. Karya ini dibawa ke Eropa 300 tahun kemudian oleh matematikawan Italia, Fibonacci. Algoritma dan banyak teori trigonometri datang dari dunia Muslim. Dan penemuan Al-Kindi mengenai analisis frekuensi telah menciptakan dasar ilmu kriptologi modern.

4. Alat Bedah
Rumah sakit modern tidak terbayangkan tanpa unit bedah. Banyak peralatan bedah modern yang desainnya persis dengan yang dibuat abad 10 oleh Abu Qosim Az-Zahrawi. Pisau bedah, gergaji tulang, tang, gunting halus untuk bedah mata dan sebanyak 200 alat ciptaannya tetap di pakai oleh ahli bedah modern. Dialah yang menemukan Catgut, alat yang digunakan untuk jahitan internal yang dapat melarutkan diri secara alami (penemuan itu terjadi ketika seekor monyet menelan senar kecapinya) dan ternyata benda tersebut juga dapat digunakan untuk membuat kapsul obat. Pada abad ke-13, petugas medis Muslim lainnya bernama Ibn Nafis menjabarkan tentang sirkulasi darah, 300 tahun sebelum William Harvey menemukannya. Muslim dokter juga menemukan obat bius dari campuran opium dan alkohol dan menemukan jarum berongga yang dipakai untuk menyedot katarak dari mata, sebuah teknik yang masih digunakan sampai saat ini.

5. Vaksinasi
Teknik inokulasi dengan kuman yang dilemahkan untuk merangsang kekebalan tubuh ternyata dirancang di dunia Muslim dan dibawa ke Eropa dari Turki oleh istri duta besar Inggris ke Istanbul pada tahun 1724 M. Anak-anak Turki telah divaksin dengan cacar sapi untuk melawan cacar yang mematikan setidaknya 50 tahun sebelum Jenner dan Pasteur di Barat menemukannya.

6. Engkol Poros
Engkol-poros adalah perangkat yang mengubah putaran menjadi gerak linear di hampir semua mesin dalam dunia modern. Penemuan mekanis terpenting dalam sejarah manusia ini diciptakan oleh Al-Jazari untuk mengangkat air untuk irigasi. Dalam bukunya tahun 1206 M mengenai Pengetahuan tentang Alat Mesin, ia menunjukkan penyempurnaan penggunaan katup dan piston, merancang beberapa jam mekanik tenaga air dan berat, dan merupakan ayah dari dunia robotika. Salah satu diantara 50 penemuannya adalah kunci kombinasi.

7. Pesawat Terbang
Penemu prinsip pesawat terbang adalah Abbas Ibnu Firnas, seribu tahun sebelum Wright bersaudara menambahkan mesin padanya. Abbas Ibnu Firnas pada tahun 852 M melompat dari menara Masjid Agung di Cordoba menggunakan jubah longgarnya yang dipadu dengan kayu. Dia berharap untuk meluncur seperti burung, tetapi yang didapatnya adalah apa yang kini dianggap sebagai parasut pertama. Pada tahun 875 M, saat usianya sudah 70 tahun, setelah menyempurnakan alat terbangnya yang memakai sutera dan bulu elang ia mencoba lagi, melompat dari sebuah gunung. Dia terbang dari bisa bertahan di ketinggian selama sepuluh menit tetapi jatuh saat mendarat. Ia menyimpulkan bahwa itu karena ia tidak memberikan ekor pada perangkatnya sehingga akan melambat saat mendarat.

8. Kamera
Tidak terbayangkan saat ini ada suatu acara tanpa diabadikan dengan kamera. Adalah Ibn al-Haitham yang membuat kamera pin-hole pertama setelah mengamati cara cahaya datang melalui lubang di jendela-jendela. Semakin kecil lubang, semakin jelas bentuknya, ia lalu membuat Kamera Obscura pertama (dari kata “qamara” dalam bahasa Arab untuk ruangan gelap atau ruang pribadi). Dia juga disebut orang pertama yang merancang secara fisik sebuah pemikiran filsafat menjadi bentuk eksperimen ilmiah.

9. Geografi
Tidak ada urusan politik tanpa geografi. Pada abad ke-9 M, geografer Muslim telah menganggap bahwa bumi itu bulat. Ibn Hazm mengatakan, “bahwa matahari selalu vertikal terhadap satu titik tertentu di Bumi, itu adalah bukti bumi itu bulat”. Hal itu terjadi 500 tahun sebelum Galileo. Astronom Muslim menghitung keliling bumi kira-kira 40,253 km – hanya kelebihan 253 km dari harga saat ini. Al-Idrisi membawa globe yang menggambarkan dunia ke Raja Roger Sizilia pada 1139 M.

Itu hanya sedikit dari berbagai penemuan dan karya yang telah berhasil dihasilkan oleh ilmuwan Islam.
Semua penemuan ini terjadi karena ada sinergi para ilmuwan yang terdidik dan difasilitasi oleh Daulah Khilafah, kemudian disebarkan ke seluruh dunia dengan semangat rahmatan lil ‘alamin.

Oleh karena itu, di momentum hari guru ini mari kita berkontribusi dan bersinergi untuk terciptanya optimalisasi peran guru dengan hadir dalam Bincang-bincang Guru Inspiratif yang insyaaAllah akan dilaksanakan pada:

Ahad, 27 November 2016
Pukul 09.00-11.30 WIB
Di Gedung PGRI Jawa Barat Lt. 2, Jalan Talaga Bodas No. 56-58, Bandung
Tema yang akan diangkat pada acara ini adalah "Menggagas sistem pendidikan berkualitas (optimalisasi peran guru dalam mewujudkan generasi berkarakter mulia)"

Mari hadir dan berbincang bersama. Berkontribusi dan menggagas sistem pendidikan berkualitas.
Penyelenggara : Forum Guru Inspiratif | Lembaga Dakwah Sekolah Hizbut Tahrir Indonesia Bandung Raya

Info :
Facebook : Dakwah Sekolah Bandung Raya dan Forum Guru Inspiratif
Instagram : Dakwah Sekolah Bandung Raya

CP :
Ikhwan | Reza | 089615000337
Akhwat | Reva | 085722113070



Oleh Erna Wulandari, S.P. (Koordinator LKS MHTI Jabar)

Setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional (HGN). Peringatan HGN tahun 2016 ini mengangkat tema “Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya”. 

Dari tema tersebut tersirat adanya keinginan untuk peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan kualitas guru. Dengan mengaitkan kemuliaan seorang guru dan tenaga kependidikan (GTK) dengan karya, adanya harapan terhadap guru agar terdorong meningkatkan kualitas dirinya sebagai pendidik sehingga dengan itu kemuliaan seorang guru dapat diperoleh. Namun, permasalahannya apakah kondisi dalam tatanan hidup kapitalis sekuler saat ini mampu mendorong guru untuk bisa berkarya? 

Sistem Pendidikan Khilafah Meniscayakan Guru Mulia dengan Karya 

Saat Islam diterapkan dalam sebuah tatanan sistem khilafah, seorang guru mampu berkarya optimal dalam mencetak generasi unggul pembangun peradaban, menguasai ilmu dunia dan ilmu akhirat, berkepribadian Islam dimana pola pikir dan pola sikap dibangun berdasarkan Islam, menjadikan generasi didikannya memiliki jiwa kepemimpinan. Sebut saja muhammad alfatih hasil karya didikan Syekh Aaq syamsudin dalam usia yang masih relatif muda, Muhammad Al-Fatih sudah menghafal Al-Quran 30 Juz, menguasai Ilmu Hadits, memahami Ilmu fikih, matematika, ilmu falak, strategi perang, menguasai enam bahasa. Beliau adalah sosok yang pemberani namun tetap tawadhu’. 

Pada awalmya Muhammad Al Fatih sulit untuk diandalkan oleh ayahnya yang saat itu sebagai khalifah ke-6. Kebiasaan hidup mewah di istana menjadikan Muhammad Alfatih manja, dia selalu berlindung dibalik kebesaran sang ayah sehingga menyulitkan para ulama yang didatangkan ke istana untuk mendidiknya. Hingga akhirnya kelembutan dan ketegasan dua ulama besar berhasil menundukkan Muhammad kecil yaitu Syeikh Aaq Samsuddin dan Muhammad Ismail Al-Qurani. Tentang gurunya Muhammad Al Fatih berkata: “Penghormatanku kepada Syeikh mulia ini tanpa aku sadari. Aku bisa menjadi emosional dihadapannya. Aku bergetar dihadapannya. Adapun para syeikh yang lain, ketika mereka datang menghadapku. Justru mereka yang bergetar dihadapanku.” 

Syeikh Aaq Syamsuddin selalu mendidik penuh dengan keoptimalan dan kesungguhan, mendoakan kebaikan, mengajar dengan penuh keikhlasan dengan jiwa yang bersih, berwibawa dan terus memberikan motivasi bahkan pendampingan. Kemuliaannya tampak saat mendidik Muhammad Alfatih. Tentu saja hal tersebut bisa dilakukan karena kondisinya sangat mendukung guru untuk bisa berkualitas, baik dari tatanan sistem pendidikan yang diterapkan berbasis keimanan, maupun dalam sistem kehidupan, yaitu sistem khilafah yang meniscayakan guru mulia karena karya dapat terpenuhi. 

Sistem Pendidikan Kapitalis-Sekuler Memandulkan Karya Guru 

Saat ini pendidikan Indonesia mengalami keterpurukan, tentang siapa yang menjadi penyebab kualitas pendidikan dan kualitas peserta didik rendah seolah-olah kesan yang ditangkap selama ini terlimpah ruah hanya di pundak mereka yang mengabdikan dirinya sebagai pendidik. Profesionalitas mereka hingga kini selalu saja dipertanyakan. Kebijakan pemerintah seakan-akan juga mengamini asumsi tersebut. Maka muncullah program-program guna peningkatan profesionalitas guru, seperti program sertifikasi guru. Tema HGN tahun ini pun menunjukkan asumsi tersebut, bahwa guru dan tenaga pendidik akan mulia karena karya. 

Realitas saat ini memang memperlihatkan bahwa kualitas guru Indonesia masih rendah. Berdasarkan laporan UNESCO, Indonesia menempati urutan ke 14 dari 14 negara berkembang untuk kualitas guru yang jadi komponen utama pendidikan. Berbicara tentang kualitas guru memang tidak bisa dilepaskan dari profesionalisme guru itu sendiri, dimana profesional guru akan dilihat dari sejauh mana kemampuannya dalam menguasai kurikulum, materi pembelajaran, teknik dan metode pembelajaran, kemampuan mengelola kelas, sikap komitmen pada tugas, menjaga kode etik profesi. Profesi guru sebagai pendidik harus bisa menjadi tauladan bagi siswanya. Selain itu, guru harus memiliki kepribadian yang baik selain profesional menjadi suatu keharusan yang tidak bisa dibantah. 

Namun, ditengah sistem hidup kapitalis sekuleris, idealisme seorang guru sedikit demi sedikit mulai tergerus yang sedikit banyak memengaruhi profesionalitasnya. Ketika deraan hidup semakin sulit tidak sedikit guru akhirnya berpikir cabang untuk bisa tetap menghidupi anak istrinya, mencari pekerjaan sampingan yang pada akhirnya tidak fokus dalam mengajar. Bisa jadi juga idealismenya dalam menghasilkan peserta didik yang berkualitas berbenturan dengan kurikulum yang berorientasi materi dimana menilai kinerja guru dilihat dari output yang diindikasikan dengan hasil nilai UNAS diatas nilai rata-rata regional dan nasional, sehingga dalam kondisi tersebut input dan proses akan diarahkan ke arah pengejaran nilai. Pada akhirnya berbenturan dengan idealisme pendidikan untuk menghasilkan siswa siswi yang unggul pembangun peradaban, berkualitas dalam ilmu agama dan dunia, berkepribadian Islam dan berjiwa pemimpin. 

Oleh karena itu, kualitas pendidikan bukan hanya bergantung pada kualitas guru namun juga bergantung pada sistem pendidikan yang sedang diterapkan. Seperti kita ketahui bahwa sebuah sistem untuk publik sangat dipengaruhi oleh kebijakan politik dan sistem ekonomi yang diterapkan di suatu negara. Sudah bukan rahasia lagi Indonesia menerapkan sistem politik demokrasi kapitalis dan sistem ekonomi yang liberal, keduanya sangat memengaruhi kebijakan publik termasuk sistem pendidikan. Pendidikan kapitalis sekuler yang menjauhkan peran agama dalam kehidupan akan menghalangi output berupa peserta didik yang berkepribadian Islam, berahlak mulia dan memiliki pondasi keimanan yang kuat. Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena pendidikan agama hanya mendapat porsi pembelajaran yang minimalis rata-rata 3 jam dalam seminggu. Maka dari itu, pendidikan basis aqidah Islam sangat sulit diterapkan dalam sistem pendidikan sekuler saat ini. Begitupun sistem pendidikan kapitalis sekuler telah menjadikan output pendidikan hanya sebagai penopang roda ekonomi akan ketersedian SDM untuk jadi pekerja dan robot-robot mesin kapitalis, pendidikan dijauhkan dari upaya menghasilkan siswa-siswi yang menguasai iptek, kreatif inofatif dalam mencipta, menguasai berbagai disiplin ilmu (polimath). 

Pada akhirnya ditengah sistem hidup kapitalis sekuler "Guru dan Tenaga Kependidikan Mulia Karena Karya" nampaknya akan sekadar menjadi slogan karena akan sulit untuk diwujudkan, karena pada kenyataanya justru sistem kapitalis sekuler telah memandulkan karya guru dan merendahkan martabat guru.

BDG.NEWS, Jakarta - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu memastikan bahwa saat ini negara dalam keadaan aman, dan ancaman makar tidak ada, pasalnya kabar soal rencana demo yang berujung menggulingkan pemerintahan menurutnya hanya isu saja. “Isu makar, tidak ada, sudah saya bilang berulang-ulang (tidak ada),” ujar dia di PT DI Jumat (25/11/2016) Dikatakan Menhan, di era demokrasi, aksi demo masih bisa ditolerir, seperti rencana demo tanggal 2 Desember 2016 mendatang. Namun ia menegaskan jika melakukan aksi demo harus profesional. Artinya harus taat aturan, menjaga kebersihan dan bersama untuk menjadi lebih baik. “Demokrasi kita kawal. Demo harus profesional, taat aturan, tidak membuat provokasi. Polisi dan tentara juga profesional, harus santun dan mengarahkan demo dengan baik,” tegasnya, seperti diinformasikan Humas Jabar. (prfmnews)


BDG.NEWS, Bandung - Untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di pintu Tol Pasteur, Pemerintah Kota Bandung bersama PT Jasa Marga akan merombak gerbang tol Pasteur. Sejumlah perubahan akan dilakukan di gerbang tol Pasteur, mulai dari penambahan jumlah gerbang tol hingga pemindahan gerbang tol.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menuturkan, untuk penambahan gerbang tol akan dilakukan untuk pintu keluar tol Pasteur. Gerbang pintu keluar yang semua berjumlah 8 akan ditambah menjadi 10 gerbang

"Jadi yang dari Jakarta ke arah Pasteur akan ditambah gerbangnya dari 8 jalur menjadi 10 jalur," ujar Ridwan kepada wartawan seusai menggelar pertenua dengan jajara direksi PT Jasa Marga di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Jumat (25/11).

Selain itu, gerbang pintu masuk tol Pasteur akan ikut dirombak. Nantinya untuk mengambil tiket masuk pintu tol Pasteur tidak lagi di kawasan Pasteur tetapi akan digeser ke Baros, Cimahi.

"Yang dari Bandung ke Jakarta itu nanti gerbangnya dipindah ke baros. Jadi mobil lurus dulu tiga km, baru dia ambil tiket untuk ke Jakarta. Sehingga ini berpotensi untuk mengurangi kemacetan. Kira-kira begitu," kata Emil.

Selain merombak gerbang tol Pasteur, lanjut Emil, pihaknya juga berencana akan membuat monumen tulisan selamat datang. Monumen selamat datang ini rencananya akan dibangun di 5 gerbang tol.

"Ada lima gerbang tol nanti yang akan ada desain selamat datang. Itu mah dananya dari APBD, nanti meminjam tanahnya Jasa Marga. Jadi nanti di gerbang tol Pasirkoja, Kopo ada tulisan 'Selamat Datang di Kota Bandung," katanya.

Untuk perombakan gerbang tol Pasteur ini lanjut Emil, rencananya baru akan dilakukan pada tahun 2017 mendatang. Semua biayanya berasal dari PT Jasa Marga.

"Itu anggaran 2017, Januari (dirombak). Jadi nanti gerbang tol Pasteur punya wajah baru, karena akan didesain ulang," ujarnya.
(Merdeka)



BDG.NEWS, BANDUNG- Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Didi Ruswandi, mengatakan bahwa para pengguna sepeda diperbolehkan menggunakan trotoar dengan syarat tetap memprioritaskan para penyandang disabilitas atau pejalan kaki.

"Di Kota Bandung, diperbolehkan dengan syarat berhirarki. Ini Lumrah kok di banyak negara lain juga," kata Didi kepada Radio PRFM, Kamis (24/11/2016).

Didi mengatakan, sebagai percontohan, di negara Jepang pun yang trotoarnya sempit para pesepeda diperbolehkan menggunakan trotoar berbarengan dengan pejalan kaki.

"Tapi tetap harus mengalah kepada para pejalan kaki," katanya.

Didi menjelaskan, trotoar di Kota Bandung rata-rata dibangun standar dengan lebar 1,6 meter dan bisa digunakan untuk dua penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda berpapasan.

"Apalagi sepeda sama pejalan kaki, kan bisa," katanya.

Ia menambahkan, memang seharusnya ada jalur-jalur khusus untuk sepeda karena pada dasarnya jika disandingkan dengan sepeda motor di jalan raya tidak berimbang.

Sumber:PRFM


Wow.. Dikabarkan Bakal Diduduki, Gedung DPR Dijaga Ekstra Ketat
Sumber foto : Sahlan/TeropongSenayan

Penjagaan kompleks DPR/MPR pada hari ini, Jumat (25/11/2016) tak seperti biasanya. Sejumlah aparat kepolisian berjaga-jaga di setiap sudut setiap pintu masuk gedung Parlemen dan sejumlah titik di sekitar lingkungan DPR.

Berdasarkan pantauan TeropongSenayan, setiap orang yang masuk ke DPR menggunakan kendaraan roda dua diwajibkan untuk membuka helm dan menunjukkan kartu identitas.

Tak hanya itu, pihak kepolisian pun menerjunkan sejumlah anjing pelacak.

Wakil Kepala Polda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana mengatakan, pengamanan yang dilakukan pihaknya merupakan tugas rutin dalam mengamankan objek vital.

"Kita laksanakan terus standby. Sebelumnya kita melaksanakan operasi rutin dan ada rekan-rekan Brimob dari kesatuan Polda lain bertugas dan membantu di sini seperti biasa," kata Suntana di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (25/11/2016).

Kemdati demikian, Suntana menjelaskan belum mendapat informasi lanjutan mengenai jumlah demonstran yang akan menyampaikan pendapatnya di gedung Parlemen. Ia juga belum mendapatkan kabar mengenai tuntutan yang akan disampaikan para pengunjuk rasa.

"Sehingga akan jelas ketahuan apa yang ingin disampaikan dalam unjuk rasa tersebut," kata Suntana.

Suntana enggan merinci jumlah personel yang diterjunkan dalam pengamanan kali ini. Jumlah aparat yang diterjunkan, kata dia, akan disesuaikan dengan jumlah massa yang berdemonstrasi.

Terdapat 11 pintu masuk utama dan kecil gedung MPR/DPR yang dijaga aparat gabungan kepolisian dari unsur Brimob, Pamobvit, Sabhara, Provos, unsur TNI dan pengamanan dalam parlemen. Setiap pintu dijaga sekitar 10-20 petugas.

Empat unit mobil pemadam kebakaran, tiga unit mobil water cannon, dan barracuda juga disiagakan di halaman depan Gedung MPR/DPR.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengaku mendapatkan informasi bahwa dalam aksi pada 25 November 2016, massa berencana menduduki gedung parlemen Senayan, Jakarta.

Bahkan, ia mengetahui adanya sejumlah pertemuan yang membahas soal rencana tersebut.

"Info yang kami terima, 25 November ada aksi unjuk rasa. Namun, ada upaya tersembunyi dari beberapa kelompok yang ingin masuk ke dalam DPR, berusaha 'menguasai' DPR," kata Tito di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/11/2016).(yn)

Pasca Larang Adzan, Israel Alami Kebakaran Super Hebat

Israel mengalami kebakaran super hebat selama 3 hari sejak Selasa hingga Kamis (24/11/16) ini. Tak kuasa melawan ganasnya api, Israel meminta negara tetangga untuk membantu.

Pengamat Timur Tengah, Nandang Burhanuddin mengatakan kebakaran hebat di negeri zionis ini terjadi hanya 1 hari pasca disahkannya undang-undang disana yang melarang adzan diperdengarkan.

“Api yang melahap 11 wilayah Israel ini terjadi hanya 1 hari usai Israel memberlakukan UU yang melarang azan di Aqso. Ajaib!” kata Nandang Burhanuddin.

Kini Israel, menurut Nandang sedang meminta bantuan negara tetangga seperti Cyprus, Yordania termasuk Turki yang dipimpin Recep Tayib Erdogan.

Dikutip dari Sindonews, Kantor Pers Luar Negeri dari Kepolisian Israel mengatakan titik api baru telah muncul di Modiin. Empat mobil polisi, delapan truk pemadam kebakaran, dan dua pesawat telah dikirim untuk memadamkan kobaran api dan mencegah korban jiwa dan luka.

Beberapa sekolah di Modiin telah ditutup. Selain itu, jalan di Klil Hahoresh, Dotan Valley, dan Yair Peleg telah ditutup.

Kawasan di dekat persimpangan Shilat juga sempat ditutup pagi ini, karena amukan api di dekat Neve Ilan. Namun, kawasan itu sudah dibuka kembali.

Pada Rabu malam, Yunani, Kroasia dan Rusia mengumumkan bahwa mereka mengirimkan pesawat pemadam kebakaran untuk membantu Israel. Menurut Kantor Perdana Menteri Israel, kebakaran melanda wilayah tengah dan utara Israel. [jbc]

Allahu Akbar, Kaum yang Melampaui Batas Israel Menjadi Lautan Api !

Kebakaran besar yang melanda Israel turut memanaskan jagat dunia maya. Hashtag #Israelisburning menjadi trending topic di kawasan Arab, Kamis pagi, 24 November 2016. Umumnya pengguna hashtag ini merayakan bencana yang menimpa Israel. "Sangat bahagia melihat negara teroris Israel terbakar," cuit @feras_shaat.

"Lihatlah murka tuhan. Berharap untuk melihat api menyebar ke Tel Aviv. Senang melihat Israel terbakar," tulis @maurish24. Serangan hashtag ini mendapat balasan dari para penduduk dan masyarakat yang pro terhadap Israel. Salah satu balasan cuit datang dari Ofir Gendelman.

Juru Bicara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk media-media Arab ini menyebut orang-orang yang senang melihat Israel terbakar sebagai kebencian fanatik yang hina. "Arab & Palestina di media sosial bersukacita atas kebakaran hutan yang telah meletus di seluruh Israel. kebencian fanatik tercela. #Israelisburning," katanya.

Tidak hanya itu, beberapa Tweeps mengaitkan kebakaran di Israel ekibat ulah pemerintah yang melarang masjid menggunakan pengeras suara untuk azan. Mereka menyebut kebakaran ini bentuk balasan bagi musuh-musuh Islam.

Salah status yang paling banyak di-retweet dan disukai datang dari seorang imam terkemuka di Kuwait yang memiliki 11 juta pengikut. Ia memposting foto-foto kebakaran di Israel disertai caption. "Semua yang terbaik untuk kebakaran," cuitnya ditambah dengan emoticon senyum.

Para pendukung Israel pun membela diri dan menyindir mereka yang bersuka ria di atas kejadian ini. "Untuk semua orang Arab yang merayakan #israelisburning: kebakaran ini akan segera berakhir, namun #Israel akan mengingat kebencian yang membakar di dalam diri kamu!" tulis @zlando.

Kebakaran hutan melanda sejumlah wilayah di Israel sejak Selasa hingga Kamis. Pemerintah menduga kebakaran ini disengaja. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan upaya pembakaran hutan maupun segala hasutan untuk membakar adalah aksi teror. "Siapa pun yang mencoba untuk membakar bagian dari Negara Israel akan dihukum berat," katanya. (tmp)

Aa Gym Doakan Ahok Dapat Hidayah dan Jadi Muslim

KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) melalui ceramahnya membayangkan, seraya mengharapkan agar calon Gubernur Petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ikhlas menebus kesalahannya secara hukum atas perbuatannya yang diduga menista agama karena menyinggung isi Alquran.

Ceramah yang disampaikan Aa Gym itu masih bagian dari acara kajian Ma'rifatullah di Masjid Daarut Tauhiid Bandung, Jawa Barat yang ditayangkan di akun facebooknya, Kamis (24/11/2016).
"Bagus kalau Ahok bicara, kepada para pengacara "...tidak perlu repot-repot membela saya. Saya sadar sudah salah bikin keributan. Kasihan polisi, tentara, rakyat dan pemerintah jadi riweuh (repot) karena saya. Saya harus menebus kesalahan saya. Pak hakim, silakan hukum saya seadil-adilnya. Saya akan menikmati di penjara sebagai jalan perbaikan diri saya." Adem kan?," kata Aa Gym.

Lebih lanjut, ia turut mengharapkan agar Ahok merenung dan berinstropeksi atas segala sikap dan perbuatannya selama ini jika ikhlas dibui.

"Di dalam penjara, "(Ahok berkata) setelah taffakur dan mendengar ceramah para ulama dan Aa Gym, entah bagaimana hati saya tergerak mempelajari Islam. Saya akan berikrar syahadat dan menjadi Islam bukan karena takut tetapi sadar belum tentu saya panjang umur. Saya ingin menikmati hidup sebagai Muslim yang saleh," tuturnya membayangkan.

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget