16 Tahun Itu Berat, Papah Ga Akan Kuat, Ayo Bongkar Saja Semua!



Oleh: Nasrudin Joha

Pecahkan saja kacanya, biar gaduh, biar semua mengeluh, biar semua mengaduh. Tidak adil bukan, pertanggungjawaban pidana secara personal, padahal "ACARA KENDURI KORUPSI" dilakukan secara kolektif kolegial ?

Papah dilupakan, oleh mitra koalisi juga partai sendiri. Selepas Papah dikasuskan, kursi Papah di partai jadi rebutan. Sekjen Papah naik kasta jadi menteri.

Papah, 16 tahun itu berat Papah ga akan kuat. Jika sabar, Papah akan keluar dalam keadaan tua renta. Boleh saja masih muda, tapi Papah akan banyak kehilangan waktu untuk menikmati kehidupan. Bukankah jika ajal lebih cepat menjemput, Papah juga masih gamang ada dimana ?

Papah, Papah harus ungkap semua rahasia. Papah harus panggil dan absen semua yang mengisi presensi jatah e KTP. Ingat Papah, ini bukan sekedar keadilan buat Papah, ini juga keadilan untuk rakyat ! Rakyat berhak tahu siapa saja politisi yang nyolong duit mereka !

Papah, berbuatlah kebaikan meski sekali ini saja. Please ! Buka saja semua rahasia, sebut saja semua nama. Bukan hanya tuan Puteri dan hulu balang, tapi juga putra mahkota, mantan raja dan raja ingusan yang tak becus mengurus negeri.

Mereka itu musang Papah tapi berbulu domba, tolong sulut obor pembakaran untuk memberangus bulu domba itu. Biar tampak wajah musang mereka. Papah yang punya obor, sundut saja muka mereka !

Mereka bermuka manis, beraksen merakyat kepada kami. Tapi Papah pasti tahu, semua isi sempak dan celana dalam mereka. Buka saja papah, buka saja seluruh aib agar rakyat tidak tertipu dengan kesederhanaan dan keluguan.

Papah, tidak ada bendera putih lagi disakumu. Mereka juga tidak menyiapkan dokumen pledoi untukmu. Malah mereka membuang seluruh sampah dan urusan kepadamu, bukankah kasihan sekali Papah jika diam ?

Sungguh, kami sudah muak dan jengah pada kelakuan politisi di negeri ini. Jasa Papah akan kami kenang, jika saja berkenan bongkar-bongkaran. Apalagi ini musim Pilkada, sebentar lagi pemilu dan Pilpres. Sundutan obor Papah akan menjalar dan menjadi api membara yang melumatkan.

Papah, jadilah pahlawan setidaknya untuk kali ini. Bangsa ini pemaaf dan mudah berempati. Jika Papah bongkar semua permainan, niscaya dukungan rakyat ada bersama Papah.

Ah Papah, kiranya Papah paham politik memang tidak selalu menghadirkan sahabat karib. Politik hanya mendekatkan kawan kepentingan, jika berbeda misi setiap saat kawan bisa menjadi lawan.

Yang sabar ya Papah, semoga diberi kekuatan untuk menjalankan misi bongkar bongkaran. []

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget