Tiga Solusi Pengobatan Islami


Oleh: Fajar

Imam Al-Bukhari meriwayatkan dari jalur Abu Hurairah, ia menuturkan: Rasulullah saw bersabda:

«مَا أَنْزَلَ اللَّهُ دَاءً إِلَّا أَنْزَلَ لَهُ شِفَاءً»

"Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Allah turunkan obat untuknya."

Sahabatku Berobatlah... Berobatlah sesuai syariat.
Berobat bukan saja tindakan kuratif melainkan tindakan prefentif (pencegahan)...

Maka jagalah kesehatan dengan senantiasa Istiqomah dalam Ibadah (mengatasi penyakit hati dan ruhiyah), Membiasakan diri mengatur Pola Hidup yang sehat (Input Nustrisi yang seimbang, atur jam makan, Istirahatlah yang efektif [tidak mesti 8 jam, biasakan tidur siang], Olahraga teratur, Berjemur dipagi hari, Maksimalkan pengeluaran sisa metabolisme tubuh, dll).

Sahabatku, sungguh Islam menawarkan solusi dalam pengobatan
diantaranya:

1) RUQYAH

“Obati dia dengan kitab Allah”.
(HR. Ibnu Hibban).

“Dan kami turunkan dari Al Qur’an sesuatu yang menjadi obat dan rahmat bagi orang-orang yang beriman”.
(TQS. Al Isra: 82).

"Al Qur’an itu adalah petunjuk dan obat bagi orang-orang beriman.”
(TQS Fushilat: 44).

"Sebaik-baik pengobatan adalah (dengan) Al-Quran".
(H.R. Ibnu Majah).

"Jika Rasulullah SAW ada keluhan (sakit) maka malaikat Jibril meruqyah beliau SAW”.
(HR. Muslim).

"Lakukanlah Ruqyah untuknya (wanita itu) karena dia ada terkena gangguan (nazhoroh/’ain)".
(HR. Muttafaqun ‘alaih).

“Rasulullah SAW memerintahkan padaku (Aisyah) agar aku minta ruqyah dari pengaruh ‘ain.”
(HR. Muslim).

2) BEKAM

“Sebaik-baik pengobatan bagi kalian adalah berbekam”.
(Muttafaq ‘alaihi, HR. Bukhari no. 2280 dan HR. Muslim no. 2214).

“Kesembuhan itu ada dalam tiga hal, yaitu dalam minum madu, sayatan alat hijamah atau sundutan api. Namun aku melarang umatku melakukan sundutan.”
(HR. Al-Bukhari no. 5680).

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa berbekam … maka ia akan sembuh dari segala macam penyakit.”
(Sunan Abu Dawud).

Rasulullah saw bersabda:
“Barang siapa berbekam di puncak kepala, maka akan menghilangkan 100 penyakit”.

“Hendaklah kalian semua melakukan pengobatan dengan bekam di tengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari 72 penyakit dan 5 penyakit gila, kusta, belang, dan sakit gigi”.
(HR. Thabrani).

Disebutkan oleh Abu Nu’aim di dalam kitab ath-Thibbun Nabawi, sebuah hadits marfu’:
“Kalian harus berbekam di jauzatil qamahduwah (rongga tengkuk), karena sesungguhnya ia dapat menyembuhkan dari 5 penyakit.”

Dari Salma, seorang pelayan Rasulullah SAW bercerita,
“Tidak seorang pun mengadukan rasa sakit di kepalanya kepada Rasulullah SAW melainkan beliau mengatakan: ‘berbekamlah’”.

‘Jika terjadi panas memuncak, maka netralkanlah dengan bekam sehingga tidak terjadi hipertensi pada salah seorang diantara kalian yang akan membunuhnya’.”
(diriwayatkan oleh al-Hakim dalam kitab al-Mustadrak, dari Anas RA secara marfu’, beliau mensyahihkannya yang diakui pula oleh adz-Dzahabi (IV/212)).

Dari Jabir ra,
"Rasulullah SAW melakukan pengobatan dengan hijamah (bekam) di bagian pundaknya karena daging yang terlanjur beliau makan".

Abu Ubaid menyebutkan dalam kitabnya Gharibul Hadits melalui sanad Abdurrahman bin Abi Laila:
“Rasulullah SAW melakukan bekam pada kepalanya dengan tanduk ketika disihir orang”.

“Bahwa Nabi SAW pernah berbekam ketika beliau tengah berihram di bagian punggung kaki beliau karena rasa sakit yang ada padanya.”
(Shahih Ibnu Khuzaimah, karya al-A’zhami IV/187).

“Nabi SAW pernah berbekam karena kakinya tersandung/terkilir.”
(Shahih Ibnu Khuzaimah).

“Bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan bekam pada pinggulnya karena penyakit pegal-pegal/capek yang dideritanya”.
(HR. An-Nasai, Ibnu Majah).

Al-Muqni’ RA, dia bercerita: “Aku tidak akan merasa sembuh sehingga aku berbekam, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda:
‘Sesungguhnya di dalamnya (bekam) terkandung kesembuhan’.”
(HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Ya’la, al-Hakim, al-Baihaqi).

3) HERBAL

a) Habatusaudah
"Gunakanlah habatussaudah karena sesungguhnya di dalamnya terdapat obat bagi semua penyakit kecuali as sam Aku (yakni`Aisyah radhiallahu ‘anha) bertanya: “Apakah as-samu itu?” Beliau menjawab: “Kematian.”
(HR. Al-Bukhari).

b) Minyak Zaitun
Diriwayatkan dari Zaid bin Arqam RA. bahwa Nabi SAW bersabda,
“Zaitun dan waras (sejenis bunga) bermanfaat untuk mengobati radang selaput dada.”

c) Madu
"Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.”.
(TQS An-Nahl: 68-69).

d) Kurma
“Barangsiapa setiap pagi hari memakan kurma ‘Ajwah maka tidak akan membahayakan dirinya baik racun maupun sihir pada hari itu hingga malam hari”.
(HR. Bukhari).

e) Kismis
Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Biasakanlah memakan kismis karena kismis dapat menghilangka kepahitan (empedu/cairan kuning), menghilangkan lender, menyehatkan badan, membaguskan rupa, menguatkan saraf dan menghilangkan letih”.

f) Bawang Putih
“Makanlah bawang putih dan jadikanlah ia obat karena dapat mengobati 70 penyakit.”
(HR Ad-Dhailami dinisbatkan kepada Ali ra).

g) Jahe
“Kalian harus berbekam dan mengkonsumsi jahe-jahean.”
(HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan an-Nasai)

h) Air Zam-zam
“Sebaik-baiknya air di muka bumi ialah air Zam-Zam. Padanya ada makanan yang menyegarkan dan penawar bagi segala penyakit.”
[HR. Ibnu Abbas]

i) Susu
Diriwayatkan oleh Imam Abi Daud dari hadits Ibn Abbas, Rasulullah SAW bersabda:
“Ya Allah berilah keberkahan kepada kami di dalam minuman ini dan tambahilah kami dari susu, karena sesungguhnya aku tidaklah mengetahui apa yang bisa mencukupi dari makan dan minum kecuali susu".

j) Labu
“Biarkanlah mereka memakan labu, karena labu meragsang akal dan otak (HR Muslim)

Semoga Allah Senantiasa Muliakan kita dalam keadaan Sehat Maupun ketika Sakit. Tidak ada yang lebih indah dan mengundang Ke-Berkahan melainkan senantiasa taat diatur Syariat-Nya secara Kaffah. Rindu rasanya berjumpa berkumpul bersama di Jannah-Nya, Semoga kita diperkenankan merasakannya. Aamiin....

Imam Muslim telah meriwayatkan dari Jabir bin Abdullah dari Nabi saw, beliau bersabda:

«لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ، فَإِذَا أُصِيبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ»

Untuk setiap peyakit ada obatnya, dan jika obat itu mengenai penyakit, maka sembuh dengan izin Allah azza wa jalla...

Wallahu'alam...

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget