Menegakkan Islam: Ikuti Cara Nabi dan Jangan Takut



Oleh Ahmad Sastra

Janganlah kamu takut dan jangan (pula) susah. Sesungguhnya Kami akan menyelamatkan kamu dan pengikut-pengikutmu. Begitulah Allah memberikan motivasi bagi para Rasul. Allah hendak melindungi setiap langkah perjuangan agamaNya.

Hidup hanyalah sebentar. Sebentar sekali. Tolonglah agama Allah, maka Allah akan tolong hidup dan perjuangan kita. Jangan takut dan bersedih. Sebab Allah bersama para pejuang agamaNya

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai. Begitulah Allah memberikan peringatan. Tancapkan tekad untuk menyatukan umat Islam sedunia. Iya, persatuan umat sedunia, bukan sebatas Indonesia.

Tegakkan Islam kaffah. Buang demokrasi jahiliyah, buang ke tempat sampah peradaban. Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki. Dan (hukum) siapakah yang lebih baik, daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?

Tegakkan Islam kaffah, baiatlah khalifah. Pemimpin agung umat sedunia. Menegakkan Islam yang mulia. Menebar rahmat bagi alam semesta. Menumbangkan hukum jahiliyah modern, kapitalisme sekuler dan komunisme ateis., dalam bungkus sampah demokrasi.

Contohlah saat para sahabat membaiat Rasulullah. Dalam hadist riwayat Imam Ahmad : Kami berbaiat untuk mendengar dan taat dalam keadaan sempit atau lapang, susah maupun senang. Dan kami akan mengatakan kebenaran, dimanapun kami berada. Kami tidak akan takut terhadap celaan para pencela

Tetaplah tegak di jalan perjuangan Islam. Taati jalan juang yang ditempuh Rasulullah. Jangan ditambah dan dikurangi. Jangan larut dalam sistem kufur. Apalagi membela dan memujanya. Sebab Islam tidak mengajarkan untuk meraih kemenangan dengan cara yang salah.

Sebab kemenangan Islam bukan soal jumlah suara. Sebab kemenangan Islam bukan soal tahta. Kemenangan Islam adalah hak Allah semata. Meski kaum muslimin sedikit jumlahnya, namun berjalan di atas jalan juang yang benar. Kemenangan Islam adalah momentum. Yakinlah akhir yang indah itu akan tiba, dan pasti tiba.

Sebab kebenaran tidak ditentukan suara kebanyakan. Perhatikan firman Allah : Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah) [QS Al An’am : 116]

Jangan membanggakan jumlah yang banyak, tapi salah jalan. Perhatikan firman Allah berikut :

Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu di waktu kamu menjadi congkak karena banyaknya jumlah(mu), maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepadamu sedikitpun, dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari kebelakang dengan bercerai-berai. [QS At Taubah : 25].

Berjuanglah untuk Islam, jangan takut. Sungguh-sungguh ikhlas tanpa bayaran duniawi. Korbankan harta, tenaga, pikiran dan nyawa. Berdakwah sadarkan umat. Menolak kemungkaran sistem kufur. Hingga Allah anugerahkan kemenangan itu.

Itulah mengapa Rasulullah menolak tahta. Dalam parlemen sistem kufur kafir Quraisy. Sebab Rasulullah adalah Rasul kita yang berbuat berdasar ketentuan Allah, bukan karena nafsu semata.

Sebab Rasulullah adalah teladan kita. Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu. Suri teladan yang baik bagimu. Bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah. Dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. Jika bukan Rasulullah yang kita teladani dalam perjuangan Islam, lantas siapa lagi ?.

Berat memang menyampaikan pesan ini di tengah hegemoni sistem kufur demokrasi. Yang telah terlanjur menjerat umat. Yang telah terlanjur dipuja umat . Yang terlanjur dianggap sebagai jalan perjuangan. Bahkan demokrasi telah dirasa sebagai strategi harga mati. Seolah tak ada jalan lain. Padahal kemenangan adalah hak Allah semata. Umat tinggal menempuh jalan juang yang benar. Itu saja.

[Ahmad Sastra, Kota Hujan, 31/03/18 : 22.40 WIB]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget