Rini Sulistiawati, Barisan Emak Militan kedua Diduga Menjadi Target Kasus



Salah satu penasihat hukum Terdakwa Rini Sulistiawati pada sidang lanjutan (02/04/2018) di PN Jakarta selatan menerangkan, saksi ahli IT dari Polri telah memeriksa HP dan SIM Card milik Terdakwa untuk memastikan apakah konten meme yang dipersoalkan memang diedit terdakwa atau hasil copas.

"Ahli IT tadi menyebut, hasil pemeriksaan terhadap HP dan simcard tidak terdapat konten editan atau jejak editan, sehingga dipastikan Terdakwa tidak melakukan manipulasi data (mengubah bentuk). Artinya, klien kami tidak terbukti melakukan tindakan manipulasi atau mengubah bentuk sebagaimana didakwakan jaksa dalam dakwaan kedua berdasarkan pasal 35 UU ITE" tegas Akmal Kamil Nasution, salah satu advokat dari Koalisi Advokat Bela Islam.

Akmal menambahkan, bahwa screenshoot yang dijadikan bukti dakwaan jaksa kembali tidak dapat diakses sumber URL nya. "Jika URL tidak bisa diakses berarti konten meme itu tidak ada. Atau jika dihapus, siapa yang menghapus ? Karena sejak Tersangka hingga saat ini klien kami ditahan dan BB berupa HP dan simcard disita penyidik". Tegas Akmal.

Bahkan, ahli IT menyebut terdakwa hanya mengkopas konten meme dan dipastikan meme bersumber dari orang lain. Ahli IT menyebut pihak pengkopas lainnya juga sumber konten meme juga bisa dipidana. "Lantas kenapa hanya klien kami yang diproses pidana ? Kami jadi curiga, ada dugaan klien kami ditarget" tanya Akmal Retoris.

Sidang yang jadwalnya molor dari rencana pukul 14.00 baru dimulai sekitar pukul 20.40 dan akhirnya berakhir sekitar pukul 21.20. [].

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget