Rahasia Kekuatan HTI



Oleh: Irkham Fahmi al-Anjatani

Saya tidak mau ambil pusing dengan orang-orang yang mengatakan; "HTI itu sudah mati, sudah bubar, sudah lenyap ditelan zaman," dan lain sebagainya. Karena dengan sibuknya mereka memantau pergerakkan Hizbut Tahrir itu artinya sama saja sebenarnya mereka menganggap bahwa HTI masih ada. Malah justru mereka yang dipusingkan.

Memang benar-benar sakti HTI. Mereka sudah dibunuh tetapi "arwahnya" masih bergentayangan di mana-mana, mereka sudah mati tetapi masih saja ditakuti, mereka tidak masuk ke Parlemen tetapi mereka sangat diperhitungkan, mereka tidak memilih di setiap musim pemilihan tetapi mereka sangat ditakutkan.

Jika mereka menganggap HTI sudah mati, kenapa mereka justru meyakini bahwa HTI masih bisa menunggangi ? Jika mereka menganggap Khilafah HTI itu hanya mimpi, kenapa pula mereka justru selalu mikiri ? Jelas, itu berarti mereka meyakini bahwa HTI masih ada dan semakin berlipat ganda.

Memang seperti itulah faktanya. Sebab, Syariah dan Khilafah bukan sebatas di selembar surat BHP semata, tetapi berada dalam hati dan pikiran mereka. Jokowi bisa saja mencabut badan hukum Hizbut Tahrir, tetapi ia tidak bisa mencabut ide yang diembannya. Sudah terlalu mendarah daging ide Syariah dan Khilafah diemban oleh para pengusungnya.

Jokowi tawarkan syabab-syabab Hizbut Tahrir dengan uang jutaan dollar, agar para syabab berhenti berdakwah sekalipun, mereka tidak akan mau menerimanya. Perjuangan mereka benar-benar ikhlas karena Allah yang Maha Kuasa. Bukan karena uang, dan bukan juga karena pangkat kedudukan. Inilah rahasia utamanya.

Jangankan mereka yang berwujud manusia, iblis sekalipun, ia tidak akan mampu melawan orang-orang yang ikhlas dalam mendakwahkan agamanya. Tidak heran apabila orang-orang sekuler kuwalahan menghadapinya, wong iblis saja ketar-ketir dibuatnya.

Profesor tanpa ikhlas ia akan mudah dikendalikan dengan uang miliaran, dan kiai tanpa ikhlas ia akan mudah dilemahkan dengan iming-iming jabatan. Sementara orang yang ikhlas dia akan tetap kokoh dan istiqomah menyampaikan kebenaran, sekalipun dunia dan seisinya ditawarkan, sekalipun nyawa harus menjadi taruhan.

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأرْضِ وَلأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ (٣٩) إِلا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ (٤٠)

Iblis berkata, “ Tuhanku, oleh karena Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, aku pasti akan jadikan kejahatan terasa indah bagi mereka di muka bumi, aku akan menjerumuskan manusia semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlas di antara mereka," (Qs. Al-Hijr: 39-40).

Itulah rahasia kekuatan dari Hizbut Tahrir Indonesia. Mereka tidak bisa dibeli, tidak pula bisa ditunggangi. Itulah sebabnya, jangankan mereka masih hidup, mereka sudah mati dibunuh'pun kekuatannya masih tetap saja ditakutkan.

Di antara mereka yang paling takut adalah para penikmat kemaksiatan, para penjual aset negara dan para penjilat kekuasaan. Karena apa yang diperjuangkan Hizbut Tahrir, dengan Syariah dan Khilafahnya, akan segera menenggelamkan mereka.

Allaahumma Ahyinaa Bil Islaam
Allaahu Akbar

#KhilafahAjaranIslam
#ReturnTheKhilafah
Cirebon, 4 September 2018

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget