Kami Tidak Ridlo Pembakar Bendera Tauhiid Dibebaskan, Tangkap dan Penjarakan!




Oleh : Nasrudin Joha

Mercusuarumat.com. Luar biasa penenggak hukum di negeri ini, mereka secara terbuka menyakiti hati umat Islam. Bagaimana mungkin pembakar bendera tauhid di bebaskan ? Bagaimana mungkin dengan dalih 'tidak ada niat jahat pelaku durjana yang membuat marah kaum muslimin dibiarkan bebas berkeliaran ?

Ingat ! Kami masih 'bisa terima' saat KPK melepaskan korupsi Ahok, dengan dalih tidak ada niat jahat pada kasus RS Sumber Waras. Kami masih bisa diam, saat uang negara dari pajak rakyat dijadikan bancakan. Kami masih bisa menahan diri, ketika korupsi freeport hanya dijadikan pajangan. Kami masih tetap bersabar, ketika anggaran negara banyak dikorupsi para pejabat.

Kami bisa diam, kalian bancakan duit e KTP. Kalian obral duit bakamla, kalian berbagi kue proyek PLTU Riau. Membobol APBN dan APBD, jual izin ini dan itu, menggadaikan aset ini dan itu.

Tapi kami sungguh tidak ridlo dunia akhirat, bendera tauhid kami dibakar, sedang pelakunya dibebaskan HANYA DENGAN DALIH TIDAK ADA NIAT JAHAT, HANYA DENGAN DALIH YANG DIBAKAR BENDERA HTI.

Wahai penenggak hukum, kami masih bisa tidak ungkit buku merah yang melibatkan pimpinan kalian. Kami masih terus menahan diri dengan kasus-kasus kriminalisasi yang menimpa ulama kami, aktivis kami, tokoh-tokoh kami.

Tapi itu semua tidak berlaku bagi bendera tauhid. Kalimah tauhid adalah simbol kemuliaan Islam dan kaum muslimin. Sementara Banser telah melecehkan, tidak meminta maaf, bahkan justru sibuk mengumbar fitnah pada pihak lainnya.

Induk samang Banser, bukannya menjewer Banser, justru melindungi dan menuding pihak lainnya. MUI dikecam, Muhammadiyah dikecam, seolah NKRI ini milik mereka saja. Prestasi apa yang mereka banggakan saat ini, selain melindungi Peninsa agama ?

Tidak tersisa secuilpun sikap ksatria dan jiwa pahlawan peninggalan para pendahulunya, apalagi berkhidmat dan menjaga kewaro'an. Semua telah menjadi penyembah berhala dunia, semua telah menjadi Bal'am, semua telah menjadi antek-antek Fir'aun abad ini.

Wahai penguasa zalim, kalian puas dengan ketidakadilan yang dipertontonkan ? Kalian senang dengan menyulut segenap emosi dan kemarahan ? Kalian merasa besar dan mengesampingkan kami umat Islam di negeri ini ?

Baiklah, sebagaimana sumpah yang kami ikrarkan, kami akan bayar kontan perniagaan ini. Kami akan jaminkan, seluruh harta, keluarga dan anak keturunan Kami untuk berjuang membela kalimat tauhid. Kami akan berikan semua hidup kami, juga kematian yang juga pasti menjemput kami, untuk diwakafkan dalam perjuangan membela kalimat tauhid.

Cukup sudah apa yang kami lihat, kemarahan kami memuncak. Andai saja kami mencebur kelaut, niscaya air laut mendidih karena tak kuasa meredam kemarahan ini.

Baiklah, kalian yang meminta. Kalian tidak mau penyelesaian sederhana : meminta maaf dan menghukum pembakar bendera tauhid. Kalian telah mengambil pilihan lain : tetap berlaku congkak dan memamerkan kuasa dengan melepaskan pelaku pembakar bendera tauhid.

Ya Allah, saksikanlah urusan ini. Jadilah pihak, yang menyaksikan pembelaan kami pada agamaMu, pada kalimat tauhidMu, pada Al Liwa dan Ar Roya NabiMu.

Hasbunallah Wani'mal Wakil, Ni'mal Maula Wa Ni'man Nashier. [].

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget