Jelas Kita Beda Kelas!



Mercusuarumat.com. Anda pernah melihat foto seekor citah yang diminta berlomba lari dengan kawanan anjing di suatu arena? Apa yang dilakukan citah? Ia tak beranjak melangkah melewati garis start, kawanan anjing berlari berhamburan menuju garis finish.

Anda terbayang apa yang saya jelaskan? Oke kalau terbayang. Bayangkan bagaimana seekor citah "menunjukkan" kemenangannya! Semua orang tahu jika citah dilomba larikan dengan anjing yang menang adalah citah. Tanpa dilombakan pun jelas citah dan anjing beda kelas. Cetah dalam fenomena di atas "sadar" jika ia melakukan hal "bodoh" dengan meladeni anjing untuk lomba lari sama halnya ia meluluhlantahkan kewibawaannya sebagai pemenang. Anda faham?

Bela Tauhid VS Bela Zalim

Umat Islam adalah umat pemenang. Allah Swt yang jelaskan di dalam quran surat Ali Imron ayat 110, “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia". Sejatinya umat Islam yakin bagaimanapun siasat busuk kaum munafiqun, umat islam di atas mereka. Selama umat islam membela tauhid maka umat Islam akan menang, sebagaimana Firman-Nya dalam quran surat An-Nuur: 55, “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”

Bela Tauhid 212 Meneguhkan Kememangan

Perang khondaq melawan pasukan gabungan kafir quraisy beserta sekutunya adalah pelajaran berharga bagi umat Islam tentang bagaimana ikhtiar mewujudkan kemenangan. Secara fisik umat islam kala itu kalah jumlah, 3.000 banding 10.000. Namun Rasulullah menanamkan mental pemenang pada tiap qalbu kaum muslimin. Rasulullah telah dijanjikan oleh Allah Swt akan meraih kemenangan, namun Rasulullah tidak tinggal diam, Beliau memaksimalkan ikhtiar meneguhkan kemenangan.

Begitupun Aksi Bela Tauhid 212, kaum munafiqun tak rela umat islam bersatu. Mereka bersekutu kuasai semua lini, mulai dari media, pihak keamanan, tokoh hingga penguasa. Jumlah mereka banyak. Namun ingat! Umat islam yang bepegang teguh pada tali Allah tidak akan pernah gentar, karena mereka yakin mereka adalah umat pemenang.

Jelas Kita Beda Kelas!

Segala upaya penghadangan Aksi Bela Tauhid 212 dilakukan oleh kaum munafiqun tak buat umat Islam kendor untuk bersatu. Mereka tetap sabar dikala intimidasi dan persekusi terjadi. Mereka tetap ikhlas berjuang walau keluarkan uang yang banyak. Mereka tetap bertahan dikala masyarakat mengucilkannya. Mereka tetap berjuang disaat akal sehat penguasa tak lagi dipakai. Mereka tetap melangkah dikala media mencitra burukkan mereka. Anti pancasilalah, anti keberagamanlah. Anti Indonesialah, dukung radikalismelah, dukung terorismelah, bela ISISlah, hancurkan Indonesialah, berontak penguasalah, tidak taat pemimpinlah, dan segala narasi buruk lainnya terhadap mereka.

Tapi umat tak lawan mereka dengan hal yang sama. Karena umat tahu, "Jelas Kita Beda Kelas!" Kaum munafiqun lakukan persekusi, umat tak lawan dengan itu. Mereka sebar hoaks, umat tak lawan dengan itu. Mereka fitnah sana-sini, umat tak lawan dengan itu. Mereka intimidasi, umat tak lawan dengan itu. Mereka diktator otoriter, umat tak lawan dengan itu. Karena umat tahu bahwa "Jelas Kita Beda Kelas!".

Kita Lawan Dengan Dakwah

Senjata utama umat dalam melawan kezaliman kaum munafiqun adalah dakwah. Dakwah merubah pemikiran dan perasaan umat untuk kembali tertambat hatinya dengan Islam. Meyakinkan umat bahwa islam adalah satu-satunya solusi agar umat ini sejahtera, solusi agar umat ini kaya, solusi agar umat ini damai sentosa. Ingatlah sahabat, Firman Allah Swt dalam quran surat An-Nuur: 55: “Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang shalih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”
Dan Firman Allah Swt dalam quran surat Ali Imron ayat 110, “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.”
Wallahu'alam
[IW]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget