Jika Memang HTI Radikal



Oleh: Irkham Fahmi al-Anjatani

Mercusuarumat.com. Jadi orang itu jangan sok tau! pake bilang HTI radikal. Kalo memang mereka radikal, sudah porak poranda negeri ini. Bayangkan, sudah berapa puluh juta anggota mereka. Belum lagi simpatisannya. Andai benar mereka radikal sudah banyak pertumpahan darah di Indonesia.

Faktanya, semua itu tidak terjadi. Jangankan mereka menyerang (memerangi) kelompok lain, diserang sekalipun mereka sama sekali tidak pernah membalasnya. Kejadian di Malang - Jatim ahad kemarin adalah contohnya. Silahkan anda perhatikan dengan baik, beberapa orang HTI dipukuli oleh para pembencinya.

Apakah mereka melawan ? Tidak! justru mereka lebih memilih mengalah. Seandainya memang radikal, pastilah mereka akan balik menyerangnya. Apalagi saya perhatikan yang memukulnya itu berbadan kecil dan orang HTI'nya berbadan besar. Mudah saja sebenarnya bagi mereka untuk membuat bonyok para pembencinya. Tetapi itu bukan karakter mereka.

Mereka adalah para aktifis dakwah yang mampu mengontrol emosinya. Semarah apapun mereka, pantang baginya untuk maen tangan dan maen kekerasan. Kepalanya tetap dingin walaupun hatinya sudah penuh gejolak amarah. Lihat saja ketika mereka sedang melakukan unjuk rasa menolak kenaikan harga bbm, tarif dasar listrik dsb., tidak pernah sekalipun mereka rusuh sambil bakar-bakar ban.

Semuanya dilakukan dengan cerdas dan elegan, tanpa harus mengikuti gaya-gaya preman jalanan yang anti akan aturan. Melihat kenyataan yang seperti itu wajar saja apabila saya bertanya-tanya, HTI itu radikalnya di mana ? Justru para pembenci HTI ituah yang radikal. Mereka terang-terangan berteriak mau membunuh orang-orang HTI.

Berbahaya sekali mereka ini. Mungkin mereka merasa bahwa akan masuk surga jika mampu membunuhi orang-orang HTI. Tampak sekali mereka itulah yang ISIS Nusantara, mereka itulah yang khowarij Indonesia, karena mereka dengan entengnya menghalalkan darah saudaranya.

Dari sini seharusnya kita bisa menilai, siapa yang radikal dan siapa yang tidak, siapa yang nakal dan siapa yang baik. Mulailah berpikir objektif yang benar katakan benar, dan yang salah katakan salah. Jangan bela kesalahan sekalipun itu dilakukan oleh rekan segolongan.

Masalah Timur tengah, mereka hancur karena dijajah Amerika, seperti halnya Irak dan Afghanistan. Sementara Suriah porak poranda karena dipimpin oleh rezim Syiah Nushairiyyah yang anti kritik dan penuh dengan kekajaman. Termasuk Palestina juga hancur karena dijajah bangsa Yahudi. Kenapa justru yang disalahkan malah HTI ?

Saran buat semuanya, mohon kedepankan tabayyun! Tanyakan kepada orang-orang HTI'nya langsung jika kita tidak tau apa itu HTI. Saya ini dulu termasuk yang anti dengan HTI, tetapi sekarang sudah tidak lagi, setelah benar-benar tau apa itu HTI.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

"Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.

Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan," (Qs. Al-Maidah: 8).

#KhilafahAjaranIslam
#ReturnTheKhilafah
Cirebon, 3 November 2018

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget