Pemerintah, Akui Bendera Rasulullah Sekarang Juga! PBNU Minta Maaflah...



Mercusuarumat.com. Pembakaran Bendera Rasulullah oleh oknum Banser NU telah melukai hati umat islam dunia. Sangat disayangkan bukannya memohon maaf kepada umat islam justru Banser mengeluarkan dalih bahwa yang dibakar adalah bendera HTI. Akhirnya, banyak umat islam menilai, PBNU telah disusupi orang-orang liberal.

Pemerintahan dalam hal ini Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM, Wiranto justru dinilai membela keputusan PBNU dengan mengatakan bendera yang dibakar adalah bendera HTI. Kepolisan pun demikian, padahal MUI (Majelis Ulama Indonesia) dengan tegas mengatakan bendera yang dibakar bukan bendera HTI, bendera itu adalah Bendera Rasulullah, milik umat islam.

PBNU Minta Maaflah

PBNU harusnya belajar dari kasus penodaan agama yang dilakukan oleh Ahok. Saat itu PBNU membela Ahok dan melarang warga NU untuk ikut aksi bela islam menuntut Ahok dihukum. Tentu ketika itu umat islam terluka hatinya. Al quran yang mulia dinistakan oleh Ahok secara terang-terangan. Hingga akhirnya, Ahok dipenjara dan kalah dalam pemilihan kepala daerah ibu kota jakarta.
Sekarang, PBNU masuk ke lubang yang sama. Membela pembakaran Bendera Rasulullah dan justru mencibir Aksi Bela Tauhid 211 yang dilakukan oleh umat islam nusantara. Berulang kali melukai hati umat islam namun justru tak belajar dari hal serupa. Sebaiknya PBNU mohon maaf kepada umat islam sekarang juga.

Tak hanya mohon maaf, PBNU kembalilah kepada umat. Berjuang bersama umat mendakwahkan islam yang sebenarnya, bukan islam nusantara yang digembor-gemborkan saat ini. PBNU merapatlah pada ulama yang lurus, ulama yang takut pada Allah, ulama yang berani mengkritik kesalahan penguasa, bukan ulama penjilat penguasa. PBNU, kami rindu NU yang dulu, NU yang berjuang mengusir penjajah bukan malah NU yang mesra dengan penjajah.

Pemerintah Akui Bendera Rasulullah Sekarang Juga

Pemerintahan, lupakah akan kisah-kisah klasik jaman dulu. Bagaimana kekuasan Fir'aun runtuh karena zalim pada umatnya. Bagaimana kekuasaan Kafir Quraisy hancur oleh perjuangan umat islam madinah pada massa baginda besar Rasulullah Saw. Pemerintahan, tolong ingat kisah penguasa zalim yang luluh lantah karena pongahnya.

Pemerintahan, akui bendera itu sebagai Bendera Rasulullah, bendera umat islam bukan bendera milik ormas tertentu. Apalagi memfitnah bendera itu milik HTI. Apa susahnya, jika pemerintah akui bendera itu sebagai Bendera Rasulullah Bendera pemersatu umat islam? Apakah pemerintah tak rela persatuan umat islam terwujud nyata? Apakah pemerintah tak rela kekuasaannya hancur dan tersisa?

PBNU minta maaflah! Jangan tunda. Pemerintahan akui bendera berkalimat tauhid sebagai Bendera Rasulullah. Sekarang juga. [IW]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget