Potensi Kekuatan Umat Islam di Bawah Bendera Tauhid



Oleh : Nazril Firaz Al-Farizi

Mercusuarumat.com. Pembahasan mengenai dalil-dalil tentang bendera Al-Liwa dan Ar-Rayah sudah banyak dijelaskan para guru yang mulia, dan pembahasan tentang kejadian pembakaran bendera serta aksi-aksi umat Islam sebagai respon atas pembakaran itu pun sudah diulas oleh banyak penulis dan berita terpercaya lainnya. Maka yang akan kami bahas mengenai bendera tauhid adalah potensi saat ini yang ada pada umat Islam seluruh dunia sebagai gambaran kedepan ketika bersatu di bawah bendera kesatuan umat, yaitu bendera tauhid (Al-Liwa dan Ar-Rayah).

Persatuan dan kesatuan umat Islam sudah pernah terjalin di bawah bendera tauhid sepanjang 1302 tahun dari tahun 622 M sejak negara Islam di Madinah tegak pada masa Rasulullah hingga 3 Maret 1924 M di masa Khilafah Ustmaniyyah yang dipimpin oleh Khalifah Abdul Majid II sebagai khalifah terakhir yang akhirnya diasingkan oleh pasukan Musthafa Kemal laknatullah ke Swiss.

Sejak saat itu pula persatuan dan kesatuan umat Islam di bawah 1 bendera yaitu bendera tauhid (Al-Liwa dan Ar-Rayah) telah berakhir dan dirongrong oleh paham busuk Nasionalisme dari kafir Barat sehingga akhirnya umat Islam tersekat, terpotong, termutilasi oleh batas-batas ikatan nasionalisme, dimana umat Islam hanya begitu membanggakan nenek moyang-nenek moyang di masing-masing wilayah mereka, membangga-banggakan asal bangsa mereka, ditambah diperkuat pula oleh simbol-simbol nasionalisme yang diciptakan atas perundingan pribumi sendiri, bahkan ada pula yang diciptakan dari hasil perundingan para penjajah, salah satunya Perjanjian Sykes-Picot pada kurun waktu November 1915 - Mei 1916 yang telah membagi wilayah Khilafah Ustmaniyyah menjadi beberapa bagian dibawah kontrol Inggris, Prancis, Italia dan Russia. Bahkan perihal warna bendera pun dibuatkan pula di perjanjian ini untuk wilayah Palestina, Irak, Uni Emirat Arab, Yordania, Sudan, Mesir, Suriah, Yaman dan Kuwait yang mempunyai warna dan pola yang sama yaitu merah, hitam, putih dan hijau.

Jumlah potongan tubuh umat Islam yang terpisah oleh racun nasionalisme saat ini ada sekitar 48 negara bangsa, dimana kekuatan umat Islam begitu kecil bahkan tak berdaya ketika umat Islam di belahan negeri lain sedang dikoyak, dibunuh, dijadikan tempat hujan bom dan peluru oleh kafir Amerika, Russia, Inggris, Prancis, China, Myanmar dkk laknatullah.

Maka betapa dahsyatnya jika umat Islam hidup bersatu di bawah naungan 1 bendera, yaitu bendera tauhid dan membuang ide kufur nasionalisme, sehingga akan terhimpun daya kekuatan yang luar biasa dari berbagai potensi yang dimiliki umat. Potensi yang kami himpun hanya dilihat dari segi jumlah penduduk, luas wilayah dan jumlah personil militer.

Kami memilah negara yang merupakan negeri islam dimana data jumlah penduduk dunia terbaru 2018 (live) yang kami dapatkan berdasarkan situs Worldometers, diantaranya:

1. Indonesia (rank 4): 267.808.182
2. Pakistan (rank 6): 202.194.161
3. Nigeria (rank 7): 197.696.739
4. Bangladesh (rank 8): 166.981.750
5. Ethiopia (rank 12): 108.474.951
6. Mesir (rank 14): 100.037.908
7. Turki (rank 18): 82.341.437
8. Iran (rank 19): 82.318.476
9. Tanzania (rank 24): 59.743.923
10. Algeria (rank 34): 42.258.380
11. Sudan (rank 35): 41.868.210
12. Irak (rank 36): 39.729.088
13. Afghanistan (rank 39): 36.680.517
14. Maroko (rank 40): 36.355.447
15. Saudi Arabia (rank 41): 33.778.199
16. Uzbekistan (rank 44): 32.529.584
17. Malaysia (rank 45): 32.193.844
18. Yaman (rank 50): 29.157.623
19. Niger (rank 57): 22.618.443
20. Mali (rank 62): 19.314.862
21. Kazakhstan (rank 63): 18.475.919
22. Suriah (rank 64): 18.289.626
23. Senegal (rank 71): 16.456.476
24. Chad (rank 73): 15.519.123
25. Somalia (rank 74): 15.342.751
26. Guinea (rank 75): 13.175.103
27. Sudan Selatan (rank 76): 13.044.512
28. Tunisia (rank 78): 11.705.098
29. Yordania (rank 90): 9.977.096
30. Azerbaijan (rank 91): 9.958.704
31. Uni Emirat Arab (rank 93): 9.592.891
32. Tajikistan (rank 96): 9.174.839
33. Sierra Leone (rank 103): 7.778.888
34. Libya (rank 108): 6.505.876
35. Kyrgyzstan (rank 111): 6.164.750
36. Lebanon (rank 112): 6.097.515
37. Turkmenistan (rank 113): 5.885.342
38. Eritrea (rank 120): 5.231.366
39. Palestina (rank 121): 5.101.015
40. Oman (rank 124): 4.901.395
41. Mauritania (rank 128): 4.583.871
42. Kuwait (rank 129): 4.219.087
43. Bosnia & Herzegovina (rank 135): 3.502.312
44. Qatar (rank 142): 2.715.097
45. Gambia (rank 146): 2.186.901
46. Bahrain (rank 152): 1.594.586
47. Djibouti (rank 160): 976.636
48. Brunei Darussalam (rank 175): 436.022

Total penduduk negara besar dunia :
1. Khilafah Islam : 1.862.374.521
2. China (rank 1): 1.417.034.887
3. India (rank 2): 1.359.428.112
4. Amerika (rank 3): 327.598.615
5. Brazil (rank 5): 211.437.658

Kemudian potensi luas wilayah negara yang merupakan negeri-negeri Islam di seluruh dunia diantaranya:

1. Kazakhstan (rank 9): 2.724.900 km2
2. Algeria (rank 10): 2.381.741 km2
3. Saudi Arabia (rank 12): 2.149.690 km2
4. Indonesia (rank 14): 1.904.569 km2
5. Sudan (rank 15): 1.861.484 km2
6. Libya (rank 16): 1.759.540 km2
7. Iran (rank 17): 1.648.195 km2
8. Chad (rank 20): 1.284.000 km2
9. Niger (rank 21): 1.267.000 km2
10. Mali (rank 23): 1.240.192 km2
11. Ethiopia (rank 27): 1.104.300 km2
12. Mauritania (rank 28): 1.030.700 km2
13. Mesir (rank 29): 1.001.450 km2
14. Tanzania (rank 30): 947.300 km2
15. Nigeria (rank 31): 923.768 km2
16. Pakistan (rank 35): 796.095 km2
17. Turki (rank 36): 783.562 km2
18. Afghanistan (rank 40): 652.230 km2
19. Sudan Selatan (rank 41): 644.329 km2
20. Somalia (rank 43): 637.657 km2
21. Yaman (rank 51): 527.968 km2
22. Turkmenistan (rank 55): 488.100 km2
23. Uzbekistan (rank 57): 447.400 km2
24. Maroko (rank 58): 446.550 km2
25. Irak (rank 59): 438.317 km2
26. Malaysia (rank 68): 329.847 km2
27. Oman (rank 71): 309.500 km2
28. Guinea (rank 81): 245.720 km2
29. Kyrgyzstan (rank 89): 199.951 km2
30. Senegal (rank 90): 192.530 km2
31. Suriah (rank 91): 185.180 km2
32. Tunisia (rank 95): 163.610 km2
33. Bangladesh (rank 97): 143.998 km2
34. Tajikistan (rank 98): 143.100 km2
35. Eritrea (rank 107): 101.000 km2
36. Yordania (rank 114): 89.342 km2
37. Azerbaijan (rank 116): 86.600 km2
38. Unia Emirat Arab (rank 117): 83.600 km2
39. Sierra Leone (rank 122): 71.740 km2
40. Bosnia & Herzegovina (rank 131): 51.197 km2
41. Palestina (rank 152): 26.790 km2
42. Djibouti (rank 159): 23.180 km2
43. Kuwait (rank 165): 17.820 km2
44. Qatar (rank 167): 11.610 km2
45. Lebanon (rank 172): 10.230 km2
46. Gambia (rank 173): 10.120 km2
47. Brunei Darussalam (rank 178): 5.270 km2
48. Bahrain (rank 194): 760 km2

Total luas wilayah seluruh negeri Islam
1. Khilafah Islam : 31.593.732 km2
2. Russia (rank 1): 17.098.242 km2
3. Kanada (rank 2): 9.984.670 km2
4. Amerika (rank 3): 9.826.675 km2
5. China (rank 4): 9.596.961 km2

Luas Khilafah Islam nanti bahkan mengalahkan luas Benua saat ini:
1. Khilafah Islam : 31.593.732 km2
2. Afrika : 30.221.532 km2
3. Eropa : 10.180.000 km2

Potensi jumlah kekuatan personil militer aktif dan cadangan yang diambil dari data di situs Global Fire Power 2018 diantaranya:

1. Turki (rank 9): 710.565
2. Mesir (rank 12): 1.329.250
3. Iran (rank 13): 934.000
4. Indonesia (rank 15): 975.750
5. Pakistan (rank 17): 919.000
6. Algeria (rank 23): 792.350
7. Saudi Arabia (rank 26): 256.000
8. Uzbekistan (rank 39): 76.500
9. Nigeria (rank 43): 181.000
10. Malaysia (rank 44): 420.000
11. Irak (rank 47): 318.000
12. Suriah (rank 49): 304.000
13. Kazakhstan (rank 50): 106.500
14. Ethiopia (rank 51): 162.000
15. Azerbaijan (rank 53): 374.500
16. Maroko (rank 55): 373.000
17. Bangladesh (rank 56): 225.000
18. Uni Emirat Arab (rank 65): 64.000
19. Yaman (rank 66): 43.500
20. Sudan (rank 70): 282.150
21. Afghanistan (rank 71): 200.000
22. Libya (rank 74): 100.000
23. Yordania (rank 76): 170.600
24. Tunisia (rank 77): 50.150
25. Oman (rank 79): 61.800
26. Turkmenistan (rank 80): 30.000
27. Kuwait (rank 88): 46.500
28. Kyrgyzstan (rank 91): 23.700
29. Chad (rank 94): 30.500
30. Tajikistan (rank 96): 14.900
31. Bahrain (rank 97): 47.405
32. Tanzania (rank 98): 110.000
33. Sudan Selatan (rank 99): 197.500
34. Qatar (rank 100): 12.000
35. Lebanon (rank 106): 116.000
36. Niger (rank 109): 11.000
37. Mali (rank 114): 15.500
38. Bosnia & Herzegovina (rank 124): 12.750
39. Mauritania (rank 129): 20.870
40. Somalia (rank 132): 15.900
41. Sierra Leone (rank 133): 10.750


Total personil militer aktif dan cadangan
1. Khilafah Islam : 10.144.890
2. Amerika (rank 1): 2.083.100
3. Russia (rank 2): 3.586.128
4. China (rank 3): 2.693.000
5. India (rank 4): 4.207.250

Itulah gambaran potensi yang ada pada umat Islam saat ini ketika disatukan oleh 1 bendera, yaitu bendera tauhid. Maka racun yang ada pada diri umat saat ini yang menyekat umat menjadi sekitar 48 negara bagian, mungkin lebih, yaitu racun nasionalisme harus segera dicampakkan karena hal itu adalah perkara yang diharamkan.

Dari Jundab bin Abdullah Al-Bajaliy, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa terbunuh karena membela bendera kefanatikan yang menyeru kepada kebangsaan atau mendukungnya, maka matinya seperti mati Jahiliyah.” [HR. Muslim No. 3440]

"Sesungguhnya Allah telah menghilangkan dari hati kalian sifat kesombongan jahiliyah dan kebanggaan terhadap nenek moyang. Manusia hanya ada dua, mukmin bertaqwa atau orang bejat yang celaka. Semua manusia adalah anak Adam dan Adam diciptakan dari tanah." [HR. Ahmad no. 8970, Abu Daud no. 5118 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth]

Penyakit kaum Muslim yang masih ada sampai sekarang adalah selalu mencari pembenaran dengan bersikap defensif apologetik agar Islam diselaraskan dengan nasionalisme dan sebaliknya, sehingga dianggap tidak bertentangan, padahal Allah telah membantahnya sendiri.

"Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata: 'Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya'. Katakanlah: "Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan) perbuatan yang keji". Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?" [QS. Al-A'raf : 28]

Maka campakkan nasionalisme (ashabiyyah) itu karena jelas bertentangan dengan Islam. Oleh karena itu umat Islam hanya akan kuat ketika dipersatukan di bawah satu bendera, yaitu bendera tauhid (Al-Liwa dan Ar-Rayah) "Laa Illaha Illallah Muhammad Rasulullah".

Wallahu alam bishowab.
Nazril Firaz Al-Farizi

#BenderaTauhidSatukanUmat

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget