Remaja di Ujung Cinta



Mercusuarumat.com. Saya bukan remaja lagi, bukan seperti mereka yang asyik dengan dunianya. Menikmati masa yang paling dikenang umat manusia. Termasuk masa-masa di SMA.

Saya sudah melewati masanya, Anda, anak SMA saat ini lagi menjalankannya. Nikmatilah, ini saran saya. Namun ingat kehidupan manusia bukan hanya di dunia, namun negeri akhirat yang tiada tara.

Anda jangan sekali-kali menyesalinya, karena remaja justru anugerah Tuhan yang maha kuasa. Syukuri dan tafakuri biar hidup makin berarti. Orang tua jangan Anda sakiti. Sebaliknya bikin bangga orang tua sendiri.

Suatu saat Anda akan seperti saya, melewati masa anak-anak, remaja hingga dewasa. Ingatlah hidup adalah pilihan. Pilihan Anda saat ini menentukan Anda di masa dewasa. Pilihlah apa yang Tuhan cinta, bukan sebatas nafsu belaka.

Mati adalah pasti. Masa ini harus penuh arti. Tak sekedar dihabisi dengan kecintaan duniawi. Pacaran, narkoba dan seks bebas harus dijauhi. Ilmu Agama harus dicari lebih jauh dipelajari dan didakwahi.

Remaja di ujung cinta. Cinta diri sendiri, orang tua, rasul dan Allah Rabbul izzati. Jangan gadaikan masa remaja dengan maksiat yang menodai. Entar hidup sengsara jauh dari bahagia. Pun sebaliknya, mari hijrah jangan dinanti. Karena mati tak pernah mengabari.

Remaja diujung cinta, bukan sekedar cinta basa-basi, tapi cinta penuh makna. Cintai Dia yang maha kuasa, makhluk di dunia kan iringi cinta Anda. Sekali lagi jangan nodai cinta Anda dengan cinta semu penuh rekayasa. [IW]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget