Ijtima Ulama Priangan Timur: 3 Peran Ulama, yang Ketiga Mengoreksi Penguasa



Mercusuarumat.com. Banjar. Tokoh Alumni 212 Kota Banjar, Ustadz Ibnu Aziz Fathoni Beliau pun mengungkap tiga pesan yang terkandung dalam kalimat tauhid. Pesan pertama, kalimat tauhid adalah identitas umat Islam. Sementara pesan yang kedua kalimat tauhid adalah simbol ukhuwah, apapun latar belakangnya. "Yang ketiga kalimat La Illaha Illallah ini mencerminkan visi besar umat Islam," paparnya.

Ia juga menyampaikan hikmah dari aksi pembakaran bendera tauhid di Garut. Ia mengungkap setelah aksi pembakaran tersebut, justru membuat bendera tauhid semakin dikenal dan membuat umat sadar akan politik Islam, puncaknya dengan ada Aksi Bela Tauhid 212. "Kejadian itu telah membuka sebuah tabir besar, kesadaran politik umat Islam," ungkapnya pada agenda Ijtima Ulama Priangan Timur, Sabtu (22/12/2018)

Menurut Ustadz Yuana Ryan Tresna, Ulama harus berkiprah dalam dakwah politik. Politik yang dimaksud adalah politik Islam sebagaimana para ulama terdahulu, yakni berpolitik Islam. Kiprah politik ulama yang nyata ini yang pertama adalah bersama kaum muslimin terdepan dalam dakwah berjamaah, harus terlibat dalam dakwah berjamaah karena ini adalah wajib kifai.

“Yang berikutnya adalah dengan tidak di terapkannya hukum Allah dalam kehidupan berbangsa bernegara, maka wajib bagi ulama khususnya untuk memperjuangkan penerapan Islam, dan yang ketiga adalah membela hak hak umat, diantaranya menyadarkan umat dan muhasah terhadap penguasa, tugasnya ulama memang mengoreksi penguasa," tegasnya.

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget