Ijtima Ulama Priangan Timur: Menjaga Spirit 212 Dengan Memperjuangkan Penerapan Hukum Islam



Mercusuarumat.com. Banjar. Pasca Aksi Bela Islam 212, ulama priangan timur menggelar ijtima ulama dengan tema “Menjaga Spirit 212.”. Dalam kesempatan ini, Ustadz Ibnu Aziz Fathoni menjelaskan, pasca 212 itu bukan berarti pekerjaan kita selesai, ada banyak agenda yang harus kita kerjakan terutama bagi para ustadz, para ulama, para kiyai. Hal ini ia ucapkan di hadapan puluhan ulama pada Hari Sabtu (22/12/2018) bertempat di Pondok Pesantren Al-Inayah, Kota Banjar, Jawa Barat.

Pernyataan Ustadz Ibnu Aziz tersebut diamini oleh Ustadz Yuana Ryan Tresna, Ulama asal Bandung ini mengingatkan bahwa aksi Bela Tauhid 212 bukanlah akhir dari perjuangan. Agenda ke depan pasca 212 masih panjang.

“Insya Allah gerakan politik umat ke depan dari umat itu adalah menuntut penerapan hukum hukum fiqih dan agama, karena hanya dengan itu kita akan menjadi bangkit, dan dengan itu kita akan bahagia.” Ucapnya.

Umat Islam akan menjadi umat yang terbaik ketika menjalankan fiqih secara kaffah. “Dan tidak mungkin pelaksanaan fiqih waddin kecuali dalam sistem Khilafah, “tegasnya.

Institusi Khilafah bisa menjalankan hukum-hukum Islam yang saat ini tidak bisa diterapkan seperti peradilan Islam dan hudud. Selain itu penerapan syariat islam juga bisa menolong kaum muslim yang sedang tertindas saat ini, seperti muslim Uighur dan muslim Rohinya.

Para ulama yang hadir pada agenda kali ini bersal dari berbagai daerah di wilayah Priangan Timur, seperti Banjar, Ciamis, Tasikmalaya, dan Pangandaran.

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget