Khilafah, Membahayakan Keutuhan NKRI?



Mercusuarumat.com. Senat Mahasiswa Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (FPIPS UPI), hari ini, Kamis, 13 Desember 2018 hendak melangsungkan seminar bertajuk "Bahaya HTI Terhadap Keutuhan NKRI". Ada Beberapa catatan kritis yang hendak penulis sampaikan:



Pertama, sebagai lembaga pendidikan tinggi, universitas adalah tempat bertukar pikiran secara ilmiah. Di kampus pemikiran dari berbagai sudut pandang dapat didiskusikan secara bertanggung jawab, adil dan bijaksana. Penyelenggara dinilai lalai dalam menjunjung prinsip ini, justru penyelenggara terindikasi dengan sengaja mengatur arah seminar untuk mendiskreditkan Hizbut Tahrir Indonesia. Hal ini didasarkan dari tokoh pembicara yang didatangkan oleh penyelenggara. Penyelenggara tidak mendatangkan pembicara dari pihak HTI, padahal dengan jelas konten yang diseminarkan adalah Hizbut Tahrir Indonesia. Dikhawatirkan arah seminar menjerumus pada fitnah, caci dan hoaks, yang bertentangan dengan prinsip tanggung jawab, adil dan bijaksana.

Lewat judul seminar yang persuasi dan provokasi, penyelenggara terindikasi menggiring opini mencitra burukan HTI. HTI sebagaimana pengamatan penulis hingga detik ini tidak pernah terindikasi membahayakan Indonesia. Tidak ada berita yang menjelaskan HTI melakukan bom bunuh diri, tidak pernah ada pemberontakan HTI untuk melepaskan diri dari NKRI, juga tidak ada fakta yang menggambarkan HTI punya rencana mengkudeta negeri ini. HTI pun bukan organisasi terlarang yang terang-terang dibubarkan pemerintah. Tidak seperti Partai Komunis Indonesia (PKI), yang dengan jelas telah dibubarkan pemerintah dan dilarang untuk menyebarkan fahammnya, karena mereka dengan terang-terangan membunuh para pahlawan dan memberontak pemerintah yang sah, Indonesia.

Selanjutnya, sebagai fakultas yang fokus pada bidang sosial, seharusnya konten seminar berkaiatan dengan fakta sosial yang sedang terjadi di Indonesia yang kemudian bisa dikaitkan dengan pembelajaran mahasiswa atau sering dikenal dengan model pembelajaran kontekstual. Penyelenggara dinilai tidak utuh mencerna fakta. Detik ini yang nyata-nyata menbahayakan NKRI adalah Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukan HTI!

OPM, dengan segala syarat telah jelas masuk kategori organisasi yang membahayakan NKRI. OPM secara fakta telah membunuh puluhan warga Indonesia, OPM terbukti ingin memisahkan diri dengan Indonesia dan OPM telah jelas mempunyai senjata dan pasukan militer untuk menjalankan visinya. Sedangkan HTI, hanya organisasi dakwah yang menjalankan visinya tanpa kekerasan. HTI berdakwah sesuai ajaran Islam. Salah satu ajaran Islam yang mereka dakwahkan adalah khilafah.

Terakhir, wahai penyelenggara, Apakah khilafah, yang anda maksud membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia? [IW]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget