Lembaga Intelektual, Mengapa Tidak Mengedepankan Intelektual?



Mercusuarumat.com. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia, FPIPS UPI, hari ini akan menyelenggarakan seminar dengan tema "Bahaya HTI Terhadap Keutuhan NKRI". Banyak pihak yang mempertanyakan objektivitas penyelenggara, karena tidak mendatangkan pembicara dari pihak tertuduh, Hizbut Tahrir Indonesia.

Sebagaimana yang diutarakan oleh Lembaga Bantuan Hukum Pelita Umat (LBH Pelita Umat), Ketua Korwil LBH PELITA UMAT Jawa Barat, Agus Gandara,SH.,MH. Atas nama lembaga, Ia berharap pihak penyelenggara mengedepankan dialog dan argumentasi intelektual, adil dan berimbang. Jika tidak, menurut Ia dikhawatirkan diduga berpotensi akan memunculkan perlawanan dari kaum intelektual yang didukung organisasi massa, sehingga khawatir terjadinya kemarahan masif yang diduga berpotensi terjadinya kekacauan ditengah-tengah masyarakat.

Ia juga dalam press releasenya, Rabu (12/12), Ia menekankan bahwa kampus adalah lembaga sivitas akademika, tempat mendiskusikan berbagai disiplin ilmu dan sudut pandang. "Agar memiliki keseimbangan dan keadilan maka penyelenggara wajib menghadirkan pihak HTI sebagai pihak yang dituduh, agar terciptanya keadilan sehingga tidak menimbulkan fitnah dan pencemaran nama baik organisasi dakwah Islam seperti HTI", terangnya. [IW]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget