Awas, Ada Polarisasi Politik di Tingkat Keumatan!




Mercusuarumat.com. Bandung. Advokat senior, HM. Rizal Fadillah, S.H., menilai saat ini ditemukan polarisasi politik di tingkat keumatan. Tidak bisa dielakan pertarungan ideologi selalu ada dalam kancah politik. Ia menjelaskan, umat semakin sadar akan identitas diri sebagai umat islam. “Tentu umat islam Indonesia secara keseluruhan harus semakin kuat persaudaraannya dan tak mudah dipecah belah. InsyaAllah umat islam jaya!”, terangnya saat memaparkan materi di Islamic Lawyer Forum, Ahad, (3/2).


Lebih lanjut ia menjelaskan, bentuk polarisasi yang dimaksud adalah pembagian umat yang pro terhadap syariat islam dengan mereka yang terang-terangan menentang syariat islam. ”Yang anti islam makin kuat, dan mereka berkolaborasi untuk menjauhkan islam dari kehidupan berpolitik, berekonomi dan bermasykarakat”, ujarnya.

Senada dengan Rizal, Kiagus Muhammad Choiri, S.H, Ketua Umum Koordinator Nasional Tim Pembela Ulama pun menilai polarisasi adalah cara barat dalam memecah belah umat islam indonesia. Ia kemudian mengutip perkataan Kiayi Ahmad Dahlan yang menyebutkan bahwa umat islam akan hancur oleh umat islamnya sendiri dan ini terjadi saat ini di indonesia. “Lihat bagaimana perkataan Said Aqil, Ketua Nahdathul Ulama (NU) yang mengatakan, Muadzin, Pengurus masjid dan sebagainya harus dari NU, Jika bukan dari Nu semuanya salah”, paparnya. Di akhir pemaparannya, Kiagus menasehati umat islam khususnya advokat muslim untuk tetap di jalan Allah. [IW]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget