LBH Pelita Umat Jabar Dibentuk untuk Membela Kepentingan Umat



Mercusuarumat.com. Bandung. Pemerintah dalam pandangan Kiagus Muhammad Choiri, S.H dinilai memecah belah persatuan. Selain itu, Advokat sekaligus Ketua Umum Koordinator Nasional Tim Pembela Ulama ini menilai pemerintah melakukan kriminalisasi terhadap umat Islam, simbol islam dan ulama. "Negara kita, negara hukum, namun hukum saat ini seperti pisau, tajam ke bawah namun tumpul ke atas", ucapnya saat menghadiri Islamic Lawyer Forum #1 "Peran Advokat Muslim dalam Membela Kepentingan Umat", Ahad, (3/2)

Lebih lanjut ia menjelaskan, banyak ulama yang bersebrangan dengan rezim saat ini dijerat pasal karet, UU ITE. Namun sebaliknya, banyak tokoh-tokoh yang pro pemerintah melontarkan ujaran kebencian yang mengandung sara terbebas dari undang-undang ini. "Lihat bagaimana penistaan agama yang dilakukan oleh Bu Sukmawati dan ujaran kebencian yang disampaikan oleh Pak Victor Laiksodat. Sadis sekali mereka itu, tapi kemana penyeselesaiannya?", terangnya.

Memanggapi hal ini, Drs. H. Halim Husein, S.H, M.H., Hakim Tinggi Agama, Pengadilan Tinggi Agama, Bandung mengapresiasi peran advokat muslim dalam membela kepentingan umat. Ia mendorong Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pelita Umat Jawa Barat meggalang kekuatan sebagai advokat muslim demi menyelamatkan umat daripada hukum-hukum yang memang tidak berasal dari hukum yang mereka anut seusuai agama Islam. "InsyaAllah LBH Pelita Umat akan selalu berjaya mendampingi kepentingan umat dalam rangka menjaga persatuan umat", ucapnya.

Acara yang di selenggrakan oleh LBH Pelita Umat Korwil Jabar ini dihadiri oleh perwakilan advokat dari Peradi Kota Bandung (Perhimpunan Advokat Indonesia), LBH Muhammadiyah Kota Bandung, Biro Bantuan Hukum STHB (Sekolah Tinggi Hukum Bandung) dan advokat muslim dari LBH lainnya. [IW]

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget