Bukannya Dapat Apresiasi, Sikap Muslim Ikut Ikutan Natal Justru Bikin Antipati Netizen Kristiani

Foto : google.com

mercusuarumat.com - Memasuki hari Natal, sebagian kecil kaum Muslimin turut terlibat dalam perayaan ini. 

Atas dalih toleransi, mereka melakukan berbagai hal. Mulai dari mengucapkan selamat Natal, jaga gereja, bahkan ada yang ikut masuk dalam ibadah gereja.

Sayangnya, meskipun dianggap bagian dari bentuk Toleransi untuk menarik simpati, hal ini malah direspon buruk oleh banyak Kristiani.

Alih-alih dipuji dan memberi kedamaian bermasyarakat, yang terjadi justru muncul sikap antipati.

Natalius Pigai, jemaat Kristiani yang juga Aktivis HAM, termasuk salah satunya. Ia mengaku terganggu dengan muslim yang ucapkan selamat Natal.

"Saya tidak butuh ucapan natal. Baik tidak tulus juga berlebihan dari luar kristiani. Jalankan saja agamamu dengan benar," katanya mengomentari ucapan Natal dari Menag baru, Yaqut Cholil.

Warga Kristiani lainnya, Bobby Kadek, juga mengaku risih dengan Muslim yang ikut ibadah di gereja. Terlebih sambil azan dan sholawatan.

"Kami juga terganggu ibadahnya. Itu bukan toleransi itu, itu tololransi," jelasnya dikutip dari akun Facebook pribadinya.

Netizen Kristiani lainnya, bahkan menyerukan agar organisasi gereja untuk ikut bantu menyetop prilaku berlebihan sebagian kecil umat Islam ini.

"Tolonglah Ketua PGI serukan kepada seluruh gereja di Indonesia untuk stop dengan hal bodoh begini. Biarkan umat Kristen beribadah sesuai aturan Kristen," tegas akun Twitter @Dipoealam. [].

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget