Pernyaataan Nadiem Soal Aturan Busana Muslimah di Padang Disebut Tidak Fair

mercusuarumat.com- Terkait berhembusnya isu penolakan aturan keharusan non muslim menggunakan busana muslimah di sekolah yang ada di Padang , Mendikbud Nadiem Makarim sudah menyampaikan tanggapannya. Ia memberikan himbauan bahwa sekolah tidak boleh sama sekali membuat aturan kepada siswa untuk mengatur pakaian dengan aturan agama tertentu.

Menanggapi pernyataan Nadiem, Luthfi Afandi, Pengamat Politik dari ICJ (Indonesia Justice Monitor) menyebut bahwa tanggapan Nadiem cenderung tidak adil.

“Nadiem hanya melarang sekolah yang membuat aturan seragam dengan kekhususan agama tertentu,” katanya.
Seharusnya, jika memang konsisten dengan alasan HAM dan intoleransi, Nadiem juga harus memberikan sanksi bagi sekolah yang melarang muslimah berjilbab.

“Nadiem tidak mengeluarkan statemen yang akan memberikan sanksi bagi sekolah yang melarang pelajar muslimah yang mengenakan busana muslimah. Ini yang saya sebut tidak fair, tidak adil,” tegasnya.

Faktanya, Luthfi menyebut bahwa di beberapa daerah ada juga sekolah yang melakukan larangan semacam itu. Jika konsisten dengan HAM dan toleransi, mestinya sekolah sekolah itu dipersoalkan.

“Kenapa di daerah yang lain, seperti beberapa sekolah di Bali, Manokwari dan NTT, yang melarang pelajar muslimah mengenakan kerudung, tidak seheboh saat siswa diharuskan mengenakan kerudung?”

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget