Ekonom Islam Ini Sebut Pelarangan Miras Secara Total dalam Sistem Kapitalis Hanya Mimpi


mercusuarumat.com - Pencabutan Lampiran Perpres Miras yang dilakukan oleh Presiden Jokowi sejatinya bukan berarti miras tak boleh beredar. Faktanya, ada perpres lain yang masih memayungi izin industri miras di tanah air.

Terkait hal ini, Arim Nasim, Ekonom Islam, menyebut bahwa hal ini wajar dalam sistem kapitalis. Bahkan, harapan ada pelarangan total hanyalah mimpi.

“Jangan mimpi ada pelarangan total dalam sistem ekonomi kapitalis,” katanya kepada Rayah TV pada (3/3).
Hal tersebut karena secara teori, kebijakan ekonomi dalam sistem kapitalis sangat bergantung pada teori prinsipnya mengenai nilai barang dan jasa. Selama suatu barang atau jasa itu ada nilai manfaatnya, selama itu pula keduanya niscaya beredar.

“Tidak peduli halal dan haram, selama individu yang membutuhkan, maka barang dan jasa akanada dan dilegalkan negara,” tambahnya.

Bahkan, menurut Arim, sistem kapitalisme juga tak akan peduli dengan dampak sosial yang timbul akibat beredarnya produk seperti miras.

“Tidak akan memperhatikan dampaknya terhadap masyarakat. Walaupun miras merusak, jika masih ada individu membutuhkan, maka akan tetap ada,”lanjutnya.

Oleh karena itu, ia menyebut hanya ada satu solusi untuk menghentikan peredaran miras, yakni dengan mengganti sistem kapitalis menjadi sistem yang Islami dan sesuai syariah.

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget